6 Faktor Inilah Yang Sering Jadi Penyebab Terjadinya Miskomunikasi Diantara Kita

6 Faktor Inilah Yang Sering Jadi Penyebab Terjadinya Miskomunikasi Diantara Kita

ilustrasi gambar oleh istockphoto.com


Miskomunikasi adalah kesalah fahaman atau salah pengertian diantara dua orang atau lebih yang sedang berbicara. Dan dua orang atau lebih itu bisa saja antara kita dengan teman kita, kita dengan saudara kita, kita dengan orangtua kita dan atau bisa juga kita dengan gebetan kita.. #eh


Biasanya miskomunikasi ini terjadi dalam sebuah obrolan serius atau kadang juga dalam suatu obrolan santai yang diselingi dengan canda tawa dari para pelakunya..


Akan tetapi mau dalam obrolan serius atau santai, yang namanya miskomunikasi itu mestinya jangan sampai terjadi atau sebisa mungkin dihindari. Soalnya kadang efeknya bisa bikin tidak enak hati diantara kita. Bahkan lebih dari itu, terkadang bisa juga jadi tak saling tegur sapa antara kita dengan lawan bicara kita..


Kalau sudah begitu, pastinya kita tidak mau kan. Sebab ujung-ujungnya keakraban atau kedekatan kita selama ini bisa pudar seketika. Apalagi kalau itu terjadi pada orang-orang yang sangat kita hormati dan kita sayangi seperti orangtua atau saudara kita misalnya..


Lalu yang jadi pertanyaannya kemudian adalah; sebenarnya bisa nggak sih kita menghindari yang namanya miskomunikasi ini? Kalau benar-benar menghindari, mungkin sepertinya nggak bisa ya. Karena yang namanya manusia itu adalah tempatnya salah dan lupa. Selain itu setiap orang kan beda-beda karakter dan sifatnya..


Akan tetapi kalau sekedar mencegah mungkin bisa. Caranya? Ya dengan mengetahui dulu penyebab dari miskomunikasi itu sendiri. Karena dari situlah kita bisa menganalisa dan mengantisipasinya. Dan penyebabnya ini juga bermacam-macam..


Dan berikut ini adalah 6 faktor yang sering jadi penyebab terjadinya miskomunikasi:


1. Salah dengar


Yang pertama yang sering jadi penyebab miskomunikasi adalah lawan bicara salah mendengar dari apa yang kita ucapkan. Salah dengar bisa dikarenakan karena ucapan kita yang kurang jelas di mata lawan bicara kita. Atau bisa juga lawan bicara kita yang kurang peka pendengarannya, meski kita sudah ngomong dengan benar dan jelas secara artikulasi kata..


2. Salah persepsi


Yang jadi penyebab kedua adalah salah persepsi. Ini juga kadang bisa menimbulkan miskomunikasi ketika sedang berinteraksi dengan lawan bicara kita. Salah persepsi bisa diartikan kita beda pemahaman antara kita dengan lawan bicara kita..


Mungkin secara kata-kata atau kalimat benar dan tak ada yang keliru antara kita dengan si pendengar. Namun kalau sudah beda persepsi, maka akan timbul miskomunikasi nantinya..

 
3. Tidak menyimak inti pembicaraan dari awal


Yang jadi penyebab ketiga adalah si pendengar tidak menyimak inti pembicaraan dari awal. Ini juga kadang bisa bikin miskomunikasi diantara kita. Soalnya antara kita dengan lawan bicara, bisa beda pemahaman yang berujung jadi tidak tahu yang sebenarnya, maksud dan tujuan dari apa yang sedang diobrolkan tersebut..


Biasanya ini terjadi karena lawan bicara hanya menyimak sepotong-sepotong saja atau tidak mendengar secara keseluruhan dari apa yang sedang dibahas pada saat itu..

 
4. Kurang atau tidak memahami substansi pembicaraan


Kemudian yang jadi penyebab seringnya miskomunikasi adalah si pendengar kurang atau tidak memahami substansi pembicaraan. Mungkin sebenarnya dia tahu topik yang sedang diangkat dalam obrolan tersebut. Dan dia juga sudah menyimak sedari awal..


Akan tetapi kalau dianya kurang atau memahami substansi pembicaraan, maka ya percuma. Sebab akan terjadi miskomunikasi nantinya antara kita dengan dia..


5. Benar-benar tidak memahami maksud dan tujuannya apa


Selanjutnya yang jadi penyebab kelima seringnya miskomunikasi adalah si pendengar benar-benar tidak memahami maksud dan tujuannya apa, dari yang sedang dibicarakan tersebut..


Poin ini sebenarnya hampir sama dengan yang keempat. Cuma yang ini levelnya "lebih parah". Jika yang sebelumnya hanya kurang atau tidak memhami saja. Maka kalau yang ini benar-benar tidak faham sama sekali. Jangankan faham, sekedar tahu saja mungkin tidak dari topik yang sedang dibahas dalam obrolan tersebut..


Biasanya orang kaya begini hanya sekedar jadi pelengkap saja dalam suatu obrolan alias cuma mau ikutan nimbrung saja..


6. Salah ucap, kata atau kalimat dari si pembicara


Pernahkah kita ngomong dan lalu lawan bicara kita tidak mengerti maksudnya apa? Terus kita bingung, kenapa dia bisa tidak mengerti dengan ucapan kita? Selanjutnya setelah kita bertanya ke yang bersangkutan, barulah kita tahu kalau kita itu tadi salah ucap kata atau kalimat kepadanya..


Hal seperti di atas, lumrah terjadi dalam kehidupan kita. Dan itu juga sering jadi penyebab miskomunikasi diantara kita. Soalnya kalau sudah salah ngomong, ya berabe. Kitanya salah, terus nanti si pendengar juga bisa ikutan salah (dalam memahami)..


Kesalahan seperti ini biasanya terjadi karena kitanya terlalu gugup saat pas ngomong. Atau bisa juga karena kita kurang fokus saat sedang berbicara itu. Jangan salah lho! Bukan hanya si pendengar saja yang harus fokus dengan apa yang sedang kita bicarakan. Namun kita sebagai si pembicara juga harus ikutan fokus, biar nantinya nggak salah ngomong..
 
 
Itulah setidaknya 6 penyebab utama seringnya terjadi miskomunikasi diantara kita. Kalau menurut pengalaman anda, kira-kira poin manakah yang paling sering anda alami? Semoga bukan yang nomor enam ya. Soalnya kalau itu terjadi, berarti ada masalah dalam diri kita..
 

Namun terlepas dari itu, kami rasa hampir semua penyebabnya sering kita alami di kehidupan ini. Hanya saja diantara kita mungkin berbeda, antara poin penyebab yang paling sering dialaminya..
 

Oke demikianlah informasi yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat serta mohon maaf apabila ada kesalahan dan atau kekeliruan di dalam tulisan yang kami buat ini..

Posting Komentar