Foto-foto Acara Konfercab MWC NU Bogor Timur Tahun 2021

Foto-foto Acara Konfercab MWC NU Bogor Timur Tahun 2021


Salah satu indikasi maju dan berkembangnya suatu organisasi adalah dengan banyaknya program kegiatan atau acara yang dicanangkan dan semua itu berjalan lancar sesuai rencana. Ya walaupun pada faktanya, terkadang ada saja satu atau dua program yang meleset dari target..
 

Bukan hanya program kegiatan/acara saja yang harus on the track. Namun sistem kaderisasi dan pembinaan juga harus diperhatikan, dengan tujuan untuk menjaring regenerasi di dalam tubuh organisasi itu sendiri. Karena nantinya lewat semangat dan perjuangan dari orang-orang baru itu, sebuah organisasi pun bisa akan terus hidup dan berjalan sampai kapan pun..
 

Dan salah satu bentuk upaya dari proses itu adalah dengan adanya pergantian pucuk pimpinan dan pengurus di dalam sebuah organisasi. Kami rasa hampir semua organisasi (apapun bentuk dan jenisnya) selalu mempunyai agenda ini. Namun tentunya beda-beda teknis dan peraturannya, antara organisasi satu dengan organisasi lainnya..
 

Pun demikian halnya dengan organisasi sebesar Nahdlatul 'Ulama. Karena di organisasi ini pun pergantian pimpinan dan pengurus adalah sebuah keniscayaan dalam setiap periode 5 tahun sekali. Dan ini berlaku di semua tingkatan kepengurusan, dari mulai tingkat pusat (PBNU) sampai dengan tingkat bawah (Ranting)..
 

Sebenarnya di semua organisasi juga kurang lebih seperti itu rulesnya. Sebab pergantian pimpinan dan pengurus itu sejatinya adalah amanat AD/ART organisasi itu sendiri. Jadi ini memang seperti agenda wajib yang harus dilaksanakan dalam periode waktu tertentu..
 

Dan seperti itu juga yang terjadi di kepengurusan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU di daerah saya pada beberapa waktu yang lalu. Yang mana pada saat itu kami mengadakan acara Konfercab untuk memilih pemimpin dan kepengurusan yang baru, untuk periode 5 tahun ke depan..
 

*Konfercab= Konferensi Tingkat Cabang

 
Oh ya MWC ini merupakan kepengurusan organisasi NU di tingkat kecamatan, atau satu tingkat di bawah PCNU (tingkat kabupaten/kota) serta di atasnya tingkat Ranting atau kelurahan/desa. Dan Konfercab ini merupakan agenda 5 tahunan di tiap PCNU atau MWC, di seluruh Indonesia. Sedang untuk tingkat pusat dan provinsi, beda lagi istilahnya..
 

*tingkat pusat/PBNU= Muktamar, tingkat Provinsi= Konferwil (Konferensi Wilayah)
 

Lalu seperti apa dan bagaimana keseruan acara tersebut? Berikut ini reportnya untuk anda, melalui foto-foto yang sempat saya rekam pada saat itu:
 





Sebenarnya jalannya acara berlangsung biasa saja dan menurut saya pribadi tidak ada yang istimewa. Bahkan durasinya sendiri berlangsung singkat. Maklumlah, namanya juga acara Konfercab tingkat kecamatan, yang notabene skupnya lebih kecil daripada tingkat kabupaten atau kota..


Hanya memang pada saat itu acara dihadiri cukup banyak orang atau cukup lumayan ramai. Padahal daerah kecamatan saya, hanya meliputi 6 kelurahan/desa saja. Dan sebelum-sebelumnya juga acaranya selalu berjalan sederhana dan tidak seramai itu..


Tapi mungkin memang hal ini disebabkan karena ini adalah acara NU formal pertama dan resmi semenjak Pandemi Covid-19, untuk NU di daerah saya Kota Bogor (ini sepengetahuan saya ya). Sebelumnya organisasi NU di kota saya hampir jarang mengadakan acara-acara yang bersifat formal, selama wabah Covid 19 ini melanda di  Indonesia..


Saya sendiri juga baru menghadiri lagi acara organisasi NU di daerah kota saya selama masa Pandemi Covid ini. Karena selama masa itu, saya lebih sering di rumah saja dan tak kemana-mana. Tapi memang acara-acara yang bersifat ke-NU-an juga seperti vakum pada masa tersebut, sampai kemudian adanya acara Konfercab MWC di daerah kecamatan saya itu..


Oke demikian informasi yang bisa saya share pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan salam NU saklawase..

Posting Komentar