[FR] Pengalaman Pertama Kali Naik Kapal Feri (bag. 2)
Prolog: Thread ini adalah lanjutan cerita dari thread sebelumnya (baca selengkapnya di sini). Atau lebih tepatnya ini adalah trip report kepulangan saya dan rekan-rekan, pasca menghadiri acara Muktamar NU ke-34 di Provinsi Lampung pada bulan Desember 2021 kemarin..
Sebagaimana di judul dan juga di thread yang lalu, di sini saya hanya akan fokus menceritakan tentang cerita perjalanan kami saat menyeberang dengan Kapal Feri dari pulau Sumatera buat menuju ke pulau Jawanya. Atau yang dalam hal ini, dari pelabuhan Bakauheni ke pelabuhan Meraknya..
Lalu seperti apa cerita dan keseruan yang kami temui di perjalanan kami kali ini? Yuk disimak postingannya dari awal sampai akhir ya gaess. Oke yuk kita mulai saja kisahnya..
Oh ya sebelum kita memulai, saya mau tampilkan dulu beberapa foto kegiatan kami selama berada di acara Muktamar NU ke-34 di Lampung..
*maaf ya, foto-fotonya tidak saya kasih caption (lagi males ceritanya..wkwk)
FYI: Orang yang bersama saya di foto yang paling bawah itu adalah seorang blogger juga. Kebetulan dia seorang aktivis NU juga
Siang itu kamis 23 Desember 2021, saya dan rekan-rekan mulai OTW pulang dari tempat acara. Kala itu kami tengah berada di Unila yang lokasinya ada di daerah Bandar Lampung. Kami berada di sana buat mengikuti salah satu bagian dari acara Muktamar, yakni sebuah rapat sidang komisi (lupa tepatnya komisi apa). Kebetulan acaranya memang digelar di tempat tersebut..
Ya walaupun keberadaan kami di sana cuma sebatas jadi tim hore saja (karena tidak bisa masuk ke area lokasi acara), namun kami tetap senang bisa hadir di acara itu. Ya setidaknya kami bisa ikut menyemarakkan dan atau sekedar bertemu dengan rekan-rekan NU yang lain..
Jangan salah lho! Yang "senasib" dengan kami juga banyak. Bahkan jumlahnya ini bisa melebihi peserta resmi yang masuk ke area lokasi acara. Jadi kami tetap merasa enjoy bin happy pada saat itu, meski status kami hanyalah sekumpulan tim "romli" di sana..
Sebenarnya ketika kami hendak pulang itu, saya pribadi merasa agak sedikit kecewa. Soalnya saya seperti masih ingin terus berada di sana dan belum enggan pulang. Intinya, ketika itu saya masih belum puas dalam menikmati keriuhan dan hingar bingar di acara Muktamar NU kali ini..
Tapi ya mau bagaimana lagi. Pada saat itu kami sudah sepakat, kalau kami mau pulang sekitar ba'da Dzuhur di hari itu. Keputusan ini kami ambil untuk menghindari terjebak kemacetan pada saat menjelang libur Hari Natal tahun 2021 yang akan berlangsung di keesokan harinya. Selain itu juga untuk menghindari aturan yang ribet saat hendak naik kapalnya..
*maklum, pada saat itu kami dapat info kalau bakal ada aturan ketat pada menjelang hari libur tersebut
Dan akhirnya saya dan rombongan pun berangkat pulang pada kamis siang itu dari lokasi acara dimaksud dan sekaligus undur diri dari acara hajatan akbarnya wong NU tersebut. Ya meski kehadiran kami cuma sebentar di sana, namun tetap kami bersyukur. Karena setidaknya kami sudah ikut andil dalam menyemarakkan acara itu..
Selanjutnya kendaraan yang kami naikipun perlahan-lahan mulai meninggalkan daerah dan tempat acara. Alhamdulillah, pada saat itu perjalanan lancar tanpa hambatan. Asyiknya lagi cuacanya juga sangat mendukung pada siang itu..
Memang sih sempat ada hujan rintik-rintik menyapa kami, pada saat kami istirahat di sebuah rest area. Namun itu hanya sebentar dan Alhamdulillahnya ini nggak berlanjut sampai kami meneruskan perjalanan lagi hingga ke Pelabuhan Bakuheuni..
foto selfie TS saat sedang berada di rest area dimaksud..kebetulan waktu itu kami singgah lama di sini, karena kebetulan di sana ada posko kopi gratis
*posko kopi gratis ini maksudnya adalah layanan kopi gratis dari panitia setempat untuk para peserta Muktamar NU..lumayan lho ini..karena selain menyediakan kopi gratis, mereka juga memberikan kita suguhan makanan-makanan lain seperti popmie siap seduh misalnya
Dan taraa, akhirnya kami pun tiba di Bakuheuni pada saat sore mulai menjelang. Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami bisa naik kapal dalam keadaan cuaca masih terang. Tentu kami senang, karena dengan begitu kami bisa lihat pemandangan laut, pada saat kapal yang kami naiki nanti sedang berjalan menuju ke Pelabuhan Merak..
Asyiknya lagi pada waktu itu kami tak perlu menunggu lama buat menunggu kapal yang akan mengangkut kami ke Merak. Bahkan pada saat mobil kami masuk pintu gate pun, kami sudah langsung disuruh masuk dan atau naik ke atas kapal. Benar-benar bejo deh, perjalanan pulang kami pada saat itu..
Dan seperti sudah diduga sebelumnya, bahwa keberadaan saya dan rekan-rekan di dalam kapal pada sore itu, pada awal-awal digunakan buat "cuci mata" hamparan laut dan pemandangan di sekitar area dermaga. Tentu saja aksi selfie-selfie juga tak luput kami lakukan. Soalnya mumpung perjalanan siang. Jadi hasilnya pun pasti maksimal.. Hehe
sedang ini penampakan tempat parkir di bagian dalam..kebetulan mobil kami berada di area ini (lihat foto yang paling bawah)
nah kalau ini adalah view yang terlihat di dak yang paling atas, yang mana bentuknya ada seperti sebuah cafe gitu serta ada tempat nongkrongnya juga yang dilengkapi dengan kursi dan mejanya
pemandangan yang terlihat di dak utama atau yang paling tengah, yang mana bentuknya seperti sebuah lounge yang agak sedikit mewah bila dibandingkan dengan dak yang paling atas
*jangan salah lho! kita kalau mau masuk kesini harus bayar, meski cuma 10k
FYI: dua orang yang sedang duduk dalam foto di atas adalah rekan serombongan saya juga
nah seperti inilah kira-kira bentuk tiketnya, jika ingin masuk dan berada di area dimaksud
*gara-gara lihat foto ini, saya jadi tahu nama kapal yang kami naiki pada saat itu..wkwk
dan seperti inilah hasil foto-foto selfi saya dan rekan-rekan, di kapal yang kami naiki pada sore itu
Skip
Dan langit senja di sore itu pun, menjadi saksi perjalanan pulang kami dari acara Muktamar kali ini buat menuju destinasi kami yakni di kota Bogor. Ya meski cuaca di sekitar perairan dan Selat Sunda pada saat itu tidak begitu bagus, namun itu tak menyurutkan semangat kami..
Cuma memang gegara cuaca yang kurang bersahabat itu, kami jadi tak bisa melihat pemandangan sunrise. Padahal sebelumnya kami sudah ancang-ancang dan exicted banget, ketika sebelum naik kapal. Tapi ya pada akhirnya, faktor alamlah yang membuat keinginan kami tersebut sirna..
Selanjutnya kapal pun terus bergerak maju dan perlahan meninggalkan Dermaga Bakauheuni serta Pulau Sumateranya. Dalam pada itu, sebagian dari anggota rombongan kami pada mencar ke sana kemari. Ada yang nongkrong di dek atas atau bawah, ada yang istirahat di ruang lounge, dan ada pula yang putar puter dengan maksud ingin eksplore seluruh isi bagian kapal..
Dan singkat cerita, laju kapal yang kami naiki sore itu pun tiba jua di Dermaga Merak pada sekitar pukul 6 sore. Wow! Cukup cepat juga perjalanan penyeberangan kami kali ini. Nggak sampai 2 jam mas bro. Coba bandingkan dengan pas perjalanan berangkatnya, yang mana durasinya sampai 3 jam. Dan tentu itu bikin kesal, terutama buat yang belum berpengalaman seperti saya..
At least saya sendiri nggak tahu kenapa durasi penyeberangan kami kala itu jauh lebih cepat. Mungkin karena pas pulangnya itu waktunya siang kali ya. Jadinya bisa jadi lebih cepat. Sedang pas berangkatnya, waktunya kan malam. Jadinya durasinya lebih lama..
Eh atau karena mungkin kali ini kami memakai kapal cepat atau non reguler ya. Sebab setahu saya, jenis kapal penyeberangan antara Merak-Bakauheuni itu ada dua. Yakni kapal reguler yang waktunya lebih lama dan kapal non reguler yang waktunya bisa lebih cepat..
Tapi apa pun itu, kami bersyukur bisa sampai lebih cepat ke Merak dari yang kami duga sebelumnya. Soalnya dengan begitu, kami bisa lebih cepat juga buat pulang ke rumah kami masing-masing di kota Bogor nanti. Tentu kami berharap demikian, karena sebagian diantara kami sudah pada lelah bin capek dengan perjalanan pulang pergi kami ke acara Muktamar kali ini..
Cuma sayangnya harapan kami itu sirna, karena pas tiba di Dermaga Meraknya supir kami sempat ngurus klaim asuransi mobil dulu di sana. Cukup lama kami menunggu untuk membereskan masalah tersebut. Ada mungkin sekitar 1-1,5 jam. Dan buntutnya itu bikin kami semua agak bethe. Tapi biarpun begitu, dibawa enjoy saja oleh kami..
Selanjutnya setelah kelar urusan asuransi mobil tersebut, kami pun meneruskan sisa perjalanan kami buat menuju pulang ke kota Bogor, tempat asal kami semua. Dan akhirnya pada sekitar pukul 12 malam, kami pun tiba kembali di Al-ghazaly tempat dimana kami mulai berangkat..
Alhamdulillah! Akhirnya tiba jua di kota kami tercinta. Selanjutnya setelah tiba di Al-Ghazaly, para anggota rombongan pun pulang ke rumah masing-masing, tak terkecuali saya sendiri. Dan saat waktu menunjukan jam setengah 2, saya pun tiba kembali di rumah dengan selamat meski badan dalam keadaan lelah, capek dan ngantuk..
Oh ya pada trip kepulangannya ini, anggota rombongan kami jumlahnya jadi 15, dari yang tadinya 17 orang. Itu dikarenakan dua orang laginya, memisahkan diri pas di Lampungnya. Jadi pas perjalanan pulangnya itu, mobil kami agak legaan di dalamnya. Tentu itu membuat kami jadi nyaman selama perjalanan dari Lampung sampai dengan tiba di kota Bogornya..
Oke demikian cerita perjalanan saya kali ini, yang mana di edisi ini saya menceritakan tentang bagaimana pengalaman saya pertama kali naik kapal Feri, dari sejak berangkat hingga ke pulangnya. Over all pastinya cukup berkesan bagi saya. Namun tentu jauh lebih berkesan dengan bisa hadirnya saya ke acara Muktamar NU, yang notabene memang tujuan utama saya dalam trip kali ini..
Ya meskipun masih ada perasaan tidak puas dari dalam diri saya (atas kehadiran saya di event tersebut), namun saya tetap merasa senang. Karena setidaknya dengan bisa datangnya saya ke sana, membuat saya akhirnya jadi bisa naik kapal Feri, sebuah transportasi yang memang belum pernah saya naiki selama ini..
Alhamdulillah dan bersyukur pastinya. Karena tentu itu jadi pengalaman yang berharga banget dalam hidup saya. Kenapa demikian? Sebab belum tentu ke depannya saya bisa naik transportasi itu lagi. Tapi berharap sih mudah-mudahan in the next time bisa merasakan naik kapal Feri lagi.. Hehe
Oke, untuk thread tentang naik kapal Feri dan berikut cerita tentang acara Muktamarnya, saya akhiri ya. Soalnya bingung mau nulis tentang apalagi. Eh tapi emang sayanya juga udah pegel sih nulisnya, walau padahal itupun sebenarnya dicicil.. Wkwkw
And bye bye serta sampai jumpa lagi di cerita perjalanan saya berikutnya..
Emang setelah ini mau kemana?
Ada deh, mau tahu aja. Pokoknya you pantengin aja channel blog ini kalau penasaran. Karena pasti akan ada update ceritanya ntar..