[FR] Pengalaman Pertama Kali Naik Kapal Feri
Prolog: Pada beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan menghadiri acara Muktamar NU yang ke-34 di Provinsi Lampung. Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya untuk bisa hadir ke acara tersebut. Soalnya event ini tuh diselenggarakan setiap 5 tahun sekali. Dan pastinya sebagai wong NU sejati, tak mau melewatkannya begitu saja..
Meski demikian saya tidak terlalu antusias-antusias banget, dalam menghadapi acara Muktamar kali ini. Itu dikarenakan ini bukan acara Muktamar pertama yang saya datangi. Sebelumnya pada acara Muktamar ke-33 di Kabupaten Jombang yang digelar tahun 2015 lalu, saya juga turut menghadiri..
Kalaupun ada yang berbeda, mungkin dari cara berangkatnya saja. Jika di edisi Muktamar sebelumnya saya berangkat sendiri dengan naik KA (lihat threadnya di sini), maka untuk kali ini saya berangkat rombongan dengan teman-teman dari daerah saya via mobil mini bus..
Nah terkait keberangkatan ke Muktamar kali ini, ada hal menarik yang saya dapatkan dan ini jadi pengalaman pertama dalam sejarah hidup saya. Ya untuk pertama kalinya saya bisa merasakan naik kapal Feri, pas mau menyeberangnya dari Merak ke Bakauheni buat menuju ke Lampungnya..
Tentu hal itu membuat saya jadi tambah bersemangat dalam menghadiri acara Muktamar ke-34 ini. Karena yang namanya first time itu ya pasti bikin penasaran dong. Sebelum-sebelumnya, saya hanya tahu orang naik kapal Feri itu melalui cerita dan berita di televisi. Jadi kalaupun saya harus merasa antusias dengan event Muktamar kali ini, ya karena sebab di atas ini.. Hehe
Lalu cerita apa sajakah yang saya dapatkan dari pengalaman pertama saya naik kapal Feri pada saat itu? Dan hal-hal menarik apa juga yang saya temukan, selama keberangkatan saya ke acara Muktamar kali ini?
So biar nggak penasaran, disimak saja ya threadnya dari awal sampai akhir. Oke cekidot bro..!!!
Sore itu sekitar menjelang adzan Ashar, saya sudah tiba di titik kumpul dan keberangkatan meski harus berbasah-basah ria karena kehujanan. Rencananya waktu itu rombongan kami mau OTW sekitar jam setengah 4 atau habis Ashar. Dan memang ketika saya datang itu, hampir sebagian besar anggota rombongan kami sudah pada kumpul..
FYI: tempat titik kumpulnya berada di Sekolah Al-Ghazaly atau samping kantor Kemenag Kota Bogor
Selanjutnya singkat cerita, setelah kami semua menunaikan sholat Ashar, kami pun langsung naik kendaraan yang akan kami gunakan dalam keberangkatan ke Muktamar kali ini. Kendaraannya berjenis Elf yang bisa muat sampai 15-17 orang. Dan memang jumlah anggota rombongan kami yang ikut serta sekitar segitu..
Dan setelah foto-foto bareng dulu serta dilanjutkan dengan doa bersama, kami pun kemudian berangkat meninggalkan lokasi titik kumpul tersebut. Pada saat mulai OTW itu cuaca sudah agak membaik. Sebelumnya hujan deras dan besar sempat menghantui kami, pada saat 1 jam jelang keberangkatan. Dan jujur itu sempat membuat kami ketar-ketir..
Kami wajar merasa risau pada saat itu. Soalnya takutnya ini bisa menghambat perjalanan kami. Atau setidaknya jadwal kebrangkatan kami bisa molor. Akan tetapi untungnya pas mulai berangkat itu, hujannya sudah reda. Dan Alhamdulillahnya lagi, hujannya nggak datang-datang lagi sampai kami nanti tiba di daerah tujuan kami di Lampung..
Skip
Sepanjang perjalanan, saya tidak banyak mengcapture moment-moment tertentu dan atau hal-hal yang sekiranya menarik. Itu dikarenakan cuaca di luar sana mendung dan itu membuat pemandangannya jadi agak gelap. Tapi memang kebetulan pada saat itu hampir tidak ada moment atau hal yang menarik yang kami temui..
Ditambah lagi pada saat perjalanan kami mulai menapaki kota Jakarta, kami dihadang kemacetan meski tidak terlalu parah. Dan itu cukup membuat kami bethe, karena perjalanan kami jadi lama. Pada akhirnya sebagian diantara kami cuma duduk-duduk saja di mobil tanpa sempat ngambil foto-foto dimanapun, terkecuali kalau pas kami lagi istirahat..
nah seperti inilah bentuk dan rupa kendaraan yang kami pakai, dalam perjalanan ke acara Muktamar kali ini
*foto ini diambil waktu kami istirahat di sebuah rumah makan di daerah Cilegon
Selanjutnya singkat cerita, pada pukul setengah 11 malam pun kami tiba di Pelabuhan Merak. Dan itu berarti kami bersiap menyeberang dengan kapal Feri. Sayangnya waktu itu kami harus menunggu dulu sekitar 1 jam buat menunggu kapal yang akan menampung dan membawa kendaraan kami ke destinasi yang kami tuju yakni di Provinsi Lampung..
Huft! Lumayan melelahkan juga perjalanan kami ke Muktamar kali ini. Bayangkan, sudah hampir 6,5 jam perjalanan dari mulai sejak kami berangkat, namun kami masih harus menunggu lagi buat bisa meneruskan langkah kami pada saat itu. Tapi ya mau bagaimana lagi, apa pun kondisinya kami tetap harus enjoy dalam trip keberangkatan kami ini...
daripada bethe, mending waktu yang ada dipakai buat hal-hal yang positif..termasuk foto selfie ini misalnya..wkwk
Dan akhirnya, setelah hampir menunggu selama 1 jam, kapal yang kami tunggu-tunggu pun datang. Setelah itu, kendaraan kami pun langsung masuk menuju geladak kapal. Waktu itu mobil rombongan kami, menjadi mobil pertama yang masuk ke transportasi andalan buat penyeberangan di selat Sunda tersebut..
Pasca masuk kapal, anggota rombongan kami kemudian pada mencar kesana kemari, sesuai kebutuhan pribadinya masing-masing. Tapi waktu itu sebagian besarnya sih ngumpul di tempat istirahat yang berada di dek 2. Maklum kala itu sudah mau menjelang tengah malam. So orang-orang lebih memilih untuk rebahan sambil tiduran..
Saya sendiri waktu itu juga sempat kesana pas awal-awal. Cuma karena nggak betah, maka kemudian saya lebih memilih untuk jalan-jalan mengitari kapal ini. Ya waktu itu niatnya hanya sekedar buat ingin tahu lebih banyak tentang isi kapal ini. Harap maklum! Namanya juga first time naik moda transportasi ini, jadinya ya bikin penasaran.. hehe
Sayangnya saya nggak tahu, kalau di area lautan gitu kalau pas waktu malam anginnya sangat kencang sekali. Terutama kalau pas kapal lagi jalan. Dan itu membuat saya merasa nggak nyaman saat sedang berada di dek luar kapal. Pada akhirnya saya pun hanya sebentaran saja menjelajahi kapal ini dan lalu balik lagi ke ruang istirahat tadi..
seperti inilah suasana di dek kapal lantai 2 pada saat itu, terutama di bagian luarnya atau di sisi-sisi kapal
sedang ini adalah tempat-tempat istirahatnya yang berada di dalam ruangan kapal, yang sebagaimana sudah saya singgung di atas
FYI: dua foto terakhir itu adalah tempat istirahat yang buat kelas VIP
Oh ya ngomongin soal tempat istirahatnya, ada cerita menarik nih. Kan pas kami masuk itu, tempatnya seperti sudah standye gitu yang berupa sebilah kasur lipat yang berderet rapih dan banyak, plus lengkap dengan bantal-bantalnya (lihat foto-fotonya di atas). Jadi istilahnya kita cuma tinggal nempatin saja, meskipun sistemnya siapa cepat siapa dapat..
*fikir saya, mungkin memang sepertinya ini sudah disediakan oleh pihak kru kapal
Akan tetapi belakangan saya baru tahu, kalau kita itu meski bayar Rp. 5000 buat sekedar sewa bantalnya kalau mau pakai tempat istirahat tersebut. Saya fikir ini tadinya gratis. Tapi ya nggak apa-apa sih, lha wong cuma goceng thok. Dan menurut saya masih murah koq. Waktu itu saya juga pakai, walau dibayarin temen pas mau bayar sewa bantalnya..
Terus selain soal tempat istirahat, saya juga sempat kecele sama durasi waktunya penyeberangan ini. Saya kira cuma 1-1,5 jam. Eh nggak tahunya sampai 3 jam. Asli! Waktu itu sempat bethe banget nunggunya. Mana sempat mati gaya lagi. Apalagi kebetulan dua HP saya ditinggal di dalam mobil. So tambah nggak bisa ngapa-ngapainlah saya pas di dalam kapal itu..
Pada akhirnya daripada kesal menunggu, saya pun akhirnya mencoba untuk rebahan dan tidur di tempat istirahat tersebut, sebagaimana rekan-rekan saya yang lain. Ya lumayanlah, buat sekedar mengisi waktu, meskipun pada akhirnya saya hanya bisa tidur ayam saja..
Nggak tahu kenapa waktu itu sampai nggak bisa tidur pulas di dalam kapal. Padahal teman-teman saya yang lain, pada nyenyak lho tidurnya. Bahkan sampai ada yang ngorok segala. Tapi memang kebiasaan saya kalau tidur di dalam kendaraan itu nggak pernah bisa nyenyak sih..
seperti inilah penampakan fasilitas toilet di dalam kapal yang kami naiki pada saat itu..meskipun kecil, tapi lumayanlah
FYI: mobil yang beratap putih yang ada di foto yang pertama itu adalah mobil yang kami naiki
walau sempat mati gaya, tapi TS masih bisa selfie lho pas di atas kapal..wkwk
dan pada saat ishoma itu, TS juga sempatkan buat selfie-selfie ganteng dulu..hehe
seakan tak mau kalah, salah satu teman saya pun ikutan selfie juga dengan background yang sama..eh tapi ini ngambilnya bukan pas lagi ishoma itu ya, namun pas kami lagi menunggu kapal
And finally, kendaraan kami pun touchdown di Pelabuhan Bakauheni pada sekitar jam 2 dini hari. Huft! Lumayan juga waktu tempuhnya ini penyeberangan. Tapi memang pada dasarnya saya baru pertama kali sih naik transportasi beginian. Jadinya ya wajar, kalau merasa lama durasinya..
Selanjutnya setelah tiba di Bakauheni, rombongan kami pun terus berpacu dengan melanjutkan sisa perjalanan kami di provinsi Lampung tersebut. Dan memang tujuan utama kami sejatinya masih jauh dari tempat kami mendarat ini. Bahkan dari Bakauheni itu, masih puluhan kilomater lagi..
Dan akhirnya, pada saat waktu menunjukan pukul 5 pagi, kami pun tiba di tempat istirahat buat kami selama berada di sini. Tempatnya berupa sebuah rumah penduduk di sebuah perumahan gitu, yang lumayan besar dan cukup nyaman juga kalau menurut saya..
FYI: Rumah tempat istirahat itu adalah pinjaman dari seorang kenalan rekan kami dan ini gratis..kami hanya perlu membayar uang kebersihan saja
Saya nggak tahu nama daerahnya apa di tempat peristirahatan kami itu. Yang saya tahu, wilayah administrasinya masih masuk Kota Bandar Lampung. Terus dari sini, masih jauh lagi lho ke tempat acara yang kami datangi nanti. Jadi memang sesungguhnya destinasi perjalanan kami hari itu, belum tuntas dan belum tercapai..
Huft! Benar-benar melelahkan perjalanan kami ke acara Muktamar NU tahun ini. Bayangkan, sudah hampir 13,5 jam perjalanan dari sejak kami start di Al-Ghazaly. Namun kami baru sebatas sampai di tempat penginapan saja. Eh tapi memang kami awalnya menduga kalau tempat acaranya itu tidak jauh dari rumah tempat istirahat kami. Lha ternyata masih jauh.. Ckckck
Bisa begitu karena memang tempat acara Muktamar NU itu (yang dalam hal ini tempat acara pembukaannya) berada di Lampung Tengah. Sedang rumah tempat istirahat kami berada di Bandar Lampung. Dan itu jaraknya masih 70-an KM lagi, dengan durasi waktu perjalanan sekitar 1,5 jam kalau pakai akses jalan tol lintas Sumatera..
Oke segitu dulu ya ceritanya. Nanti dilanjut lagi di part keduanya. Lho, emang ada sambungannya gitu? Ya iyalah! Ini kan baru trip keberangkatannya. Sedang untuk trip kepulangannya belum. Lagipula saya juga belum memposting foto-foto kegiatan apa saja selama kami berada di sana. So untuk itu tetap staytune ya di blog ini. Soalnya biar nggak ketinggalan..
Oh ya sebelum saya close thread ini, saya akan berikan tambahan beberapa foto dalam perjalanan keberangkatan kami ke Lampung pada saat itu..
*edited: untuk part duanya, bisa anda baca di sini ya
suasana keceriaan rombongan kami pada saat ishoma (buat makan malam) di sebuah rumah makan di daerah Cilegon
*duh teu dimana teu mana, nang kudu aya we acara-acara selpie teh
FYI: orang kedua dari sebeleh kanan itu adalah kakak kandung saya sendiri..kebetulan beliau ikut juga dalam rombongan kami ketika itu