Pengalaman Pertama Kali Ikut Test Swab Antigen di Stasiun KA
ilustrasi gambar oleh pixabay.com
dan inilah surat hasil testnya untuk saya ketika itu
Berawal dari rasa kangen saya terhadap naik KA yang sudah saya pendam selama hampir 2 tahun ini, iseng-iseng saya merencanakan untuk ngetrip KA pada sekitar akhir bulan Maret lalu. Atau paling tidak sebelum bulan puasa tahun ini yang jatuh pada bulan April 2022. Kebetulan saya lagi ada rezeki dan kebetulan pula syarat untuk naik pada saat itu sudah agak longgar..
Saya wajar merasa kangen berat buat naik sepur lagi. Soalnya saya terakhir naik KA itu pada Desember 2019 lalu. Ya ketika itu saya naik KA Argo Parahyangan dari Bandung menuju Gambir (lihat trip reportnya di sini). Setelah itu saya kemudian vakum naik KA oleh karena beberapa alasan yang diantaranya adalah Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk di Indonesia..
Asyiknya keingingan saya kali ini, berbarengan dengan adanya program tiket promo yang diadakan oleh PT. KAI pada beberapa waktu yang lalu. Tentu ini kaya semacam "pucuk dicinta ulampun tiba" buat saya. Karena pas kebetulan lagi pengen banget naik KA, pas kebetulan juga lagi ada promo dari sang operator tunggal transportasi KA di Indonesia tersebut..
Dan singkatnya saya pun akhirnya dapat 2 tiket PP dari program promo tersebut, dengan rute Jakarta-Semarang dengan KA yang sama untuk perjalanan tanggal 6-8 April 2022. Alhamdulillah, akhirnya saya bisa ngetrip KA lagi setelah sekian lama absen. Dan pastinya saya senang dong, dengan dapatnya 2 tiket tersebut buat modal nyepur nanti..
*untuk nama KA-nya, nanti ya saya ceritakan di thread trip reportnya (sabar ya gaess)
Sayangnya rasa senang saya ini belakangan diiringi dengan sedikit rasa galau. Hal itu dikarenakan ada update terbaru, terkait peraturan baru yang hendak diberlakukan dalam perjalanan KA. Ya saya wajar merasa galau, sebab aturan yang baru tersebut bikin ribet saya. Soalnya harus sudah dalam keadaan divaksin 3x. Sementara saya baru 2x..
Sebelum adanya aturan baru tersebut, perjalanan KA bebas test apa pun buat yang sudah 2x vaksin (ini peraturan pas awal bulan Maret 2022). Sedang jika yang vaksinnya baru sekali atau belum pernah sama sekali, maka harus ikut test swab antigen atau test PCR dulu sebelum naik KA..
Tentu awalnya saya senang dengan peraturan yang pertama tersebut. Karena kebetulan saya sudah 2x vaksin dan itu membuat saya bebas test apa pun jika mau bepergian naik KA. So makanya saya berani merencanakan trip KA dengan memanfaatkan moment tiket promo itu tadi..
Lalu apa yang membuat saya galau? Karena dalam peraturan baru tersebut, untuk yang dosis vaksinnya baru 2x, maka harus test swab antigen dulu sebelum naik KA. Tentu keadaan ini membuat saya jadi deg-degan bin khawatir. Soalnya seumur-umur saya belum pernah ikut test yang begituan. Dan saya juga membayangkan; bagaimana rasanya kalau saya ikut test seperti itu?
skema prosedur dan persyaratan untuk naik KA jarak jauh terbaru yang berlaku mulai 5 April 2022 (sumber gambar: situs resmi PT. KAI)
Eh tapi sebenarnya yang membuat saya was-was itu karena takut hasilnya nanti tak memenuhi peraturan tersebut. Tahu sendiri kan, kalau test tersebut hanyalah sekedar "menguji" apakah kita sedang dalam keadaan terkena Covid-19 atau tidak. Dan jika hasil testnya dinyatakan positif Covid-19, maka kita tak boleh naik KA..
FYI: Untuk peraturan yang saya sebut terakhir itu, memang sudah standarnya di PT. KAI pada masa Pandemi Covid-19 mulai melanda di Indonesia
Bukan, bukan penyakit Covidnya yang saya takutkan jika seumpama hasilnya mengarah ke sana (ih tapi amit-amit sih kalau memang benar kejadiannya seperti itu). Namun saya takutnya gara-gara vonis penyakitnya itu, saya jadi nggak bisa naik KA. Kan eman-eman kalau begitu. Sudah direncanakan dan dibeli tiketnya, eh pas waktunya gagal berangkat karena hasil testnya tak memenuhi syarat..
Lalu bagaimana sikap saya dalam menghadapi peraturan baru tersebut? Apakah lantas jadi gagal ngetrip oleh sebab sudah parno duluan, dengan harus test antigen dahulu sebelum OTW-nya?
Oh tentunya tidak dong. Karena saya kadung sudah senang banget dengan rencana trip ini. Lagian kalau saya gagal berangkat alamat nanti tiket KA-nya hangus. Maklum, tiket promoan itu aturannya memang tidak bisa dibatalkan atau diubah jadwalnya. Jadi kalau gagal berangkat, ya tiketnya secara sistem otomatis hangus dan tak bisa direfund..
Terus terkait soal test antigen, pada akhirnya mau nggak mau harus saya hadapi. Ya mau bagaimana lagi, saya jadi seperti terpaksa harus melewati fase itu kalau ingin trip saya ini kelak terlaksana sesuai dengan rencana awal..
Dan akhirnya dengan berbekal keberanian dan tekad yang kuat, pada pas hari H-nya (6 April 2022) saya pun ikut test antigen sebelum naik KA di stasiun Gambir. Saya ikut test di sini karena kebetulan KA pertama yang akan saya naiki di trip kali ini berangkatnya dari stasiun tersebut..
Lalu hasilnya bagaimana dan seperti apa? Alhamdulillah, hasilnya saya dinyatakan negatif atau tidak sedang kena Covid-19. Senang pastinya saya, karena dengan begitu saya jadi deh naik KA pada hari itu. Yeay! Akhirnya jadi juga saya nyepur lagi..
suasana di tempat layanan test antigen di stasiun Gambir pada hari itu..kebetulan saya ikut testnya malam, karena jadwal KA yang saya akan naiki pada hari itu juga malam
FYI: Tempat testnya ini berada di area pintu utara atau yang dekat masjid stasiun
sedangkan ini adalah suasana di ruang tunggunya, yang cukup lengang pada saat itu
*maaf ya waktu itu saya nggak banyak ngambil gambar pas ikut test antigen ini..soalnya waktunya cuma sebentar
Meski demikian pada saat prosesi test itu, ada perasaan bingung juga yang menggelayuti fikiran saya. Soalnya di luar dugaan ternyata testnya itu tidak seseram yang dibayangkan. Bayangkan! Ketika itu saya cuma disuruh duduk-duduk santai saja dan lalu kemudian hidung saya dicolok-colok oleh petugasnya dengan cuma sekali sentuhan saja..
Nggak cuma itu. Bahkan prosesnya pun cuma sebentar, dari saat dimulai hingga keluar hasilnya. Mungkin ada sekitar 3-6 menit waktunya. Singkat banget ya dan jujur ini benar-benar di luar prediksi saya. Karena sebelumnya saya menyangka prosesnya bakal lama..
Asli lho! Kebingungan saya ini sempat membuahkan tanda tanya besar dalam benak saya: Ini beneran kah test antigen seperti ini? Soalnya koq kaya gampang amat prosesnya. Sudah gitu, hasil testnya bisa diketahui pada saat itu juga..
Dan jujur juga ya, kebingungan saya ini sekaligus "mematahkan" keparnoan saya sebelumnya. Karena sebagaimana yang sudah saya bahas di atas, saya sempat takut bin khawatir dalam menghadapi test antigen ini. Bahkan saking takutnya, saya sampai bawa obat dari rumah buat sekedar jaga-jaga. Ya barangkali saja obat itu bisa membantu saya dalam "memanipulasi" hasil testnya.. Wkwk
Akan tetapi pada akhirnya ternyata prosesi testnya hanya segitu doang. Beneran lho, saya sampai mikir; kalau ini tuh jangan-jangan hanya sekedar formalitas doang. Tapi ya di luar itu saya juga nggak tahu sih, apakah proses test antigen itu standarnya seperti apa yang saya alami di atas? Atau memang sekarang prosedurnya sudah berbeda?
Ntahlah! Karena kan saya baru pertama kali ikut test beginian, yang dalam rangka mau naik KA. Jadi ya blass nggak tahu sama sekali.. Hehe
Kira-kira seperti itulah sekelumit cerita pengalaman saya ketika ikut test antigen di stasiun KA, buat memenuhi persyaratan untuk bisa naik KA. Saya cerita disini karena kebetulan banyak yang parno sama aturan test antigen ini. Terutama bagi mereka yang sudah berencana mau naik KA dalam beberapa waktu ke depan dan kebetulan nasibnya sama seperti saya; baru 2x vaksin..
Jadi ya siapa tahu cerita pengalaman saya ini bisa menjadi semacam refrensi. Atau setidaknya ini hanya sekedar gambaran saja, dalam hal prosesi test antigen di stasiun KA. Selebihnya ya tinggal anda menyimpulkan secara sendiri-sendiri.. ^_^
Oh ya sebelum saya mengakhir therad ini, terlebih dahulu saya mau memberikan beberapa tips terkait test antigen ini, terkhusus yang buat persyaratan naik KA sekarang ini:
1. Jam buka-tutup layanan test antigen di setiap stasiun KA itu berbeda-beda. Seperti misalnya di stasiun Gambir yang buka dari jam 6 pagi s/d jam 10 malam. Sedang kalau di stasiun Semarang Tawang dari jam 6 pagi s/d jam 7 malam.
2. Untuk bisa ikut test antigen ini, kita diharuskan membayar Rp. 35k per sekali test. Dan harganya ini sama semua di setiap stasiun.
3. Masa berlaku test hanya berlaku selama 24 jam dan ini memang sudah sesuai standarnya. Jadi jika kita mau naik KA lagi dalam waktu kurang dari 24 jam, maka tidak perlu test lagi.
4. Jika tidak memungkinkan untuk test antigen di stasiun, kita bisa test antigen di tempat lain. Namun konon harganya berbeda dengan yang di stasiun (katanya sih bisa lebih mahal).
5. Usahakan kalau mau ikut test antigen ini, disesuaikan dengan jam keberangkatan KA anda. Jangan terlalu mepet-mepet waktunya dan jangan jauh juga jarak waktunya.
6. Kalau nggak mau ribet dengan urusan test antigen ini, maka ada baiknya anda lengkapi dulu dosis vaksin Covidnya sampai 3x atau Booster. Sebab dengan begitu maka anda akan bebas test apa pun jika mau naik KA.
Oke demikian informasi yang bisa saya bagi kali ini. Semoga bisa bermanfaat ya serta mohon maaf apabila ada kesalahan dan atau kekeliruan atas apa yang saya sampaikan di atas..




