5 Fakta Menarik Dari Tiga Gelar Juara Yang Diraih Indonesia di Singapura Open 2022

5 Fakta Menarik Dari Tiga Gelar Juara Yang Diraih Indonesia di Singapura Open 2022

Tim bulutangkis Indonesia kembali meraih prestasi gemilang di rangkaian turnamen BWF World Tour. Ya tepatnya pada turnamen Singapura Open 2022 yang baru berakhir minggu lalu, tiga perwakilan kita mampu meraih gelar juara..


Ketiga gelar itu dipersembahkan oleh Antony Sinisuka Ginting di tunggal putra, Leo Rolly Carnando/ Daniel Marthin di ganda putra dan Apriani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadanti di ganda putri. Sedangkan dua gelar lainnya diraih oleh wakil India di tunggal putri dan wakil Thailand di ganda campuran..



pose ketiga wakil Indonesia yang juara di turnamen Singapura Open 2022 (sumber gambar: FB/BWF Fanspage)



Tentunya ketiga gelar yang diraih di turnamen yang berlevel Super 500 ini, meneruskan tren positif pemain-pemain kita dari sejak turnamen Malaysia Open yang digelar dua minggu sebelumnya. Itu dikarenakan wakil-wakil kita selalu mendapatkan podium tertinggi dari sejak turnamen tersebut, hingga ke 2 turnamen selanjutnya (Malaysia Master 2022 dan Singapura Open 2022)..



Bukan cuma itu saja. raihan tiga gelar di Singapura kemarin pun memberikan beberapa fakta menarik bagi tim bulutangkis Indonesia dan para sang jawaranya itu sendiri. Lantas apa saja fakta menariknya itu? Berikut ini adalah 5 diantaranya:



1. Pertama kali raih 3 gelar sejak dari Indonesia Master 2020


Dengan merebut 3 gelar di Singapura Open 2022, membuat tim bulutangkis Indonesia menjadi juara umum di turnamen itu. Itu dikarenakan wakil kita paling banyak yang memperoleh titel di sana..


Tak hanya itu, dengan hasil ini pun Indonesia menyamai hasil turnamen Indonesia Master tahun 2022. Karena pada saat itu, tim bulutangkis kita pun meraih tiga gelar. Uniknya 3 gelar Indonesia kala itu juga didapat di sektor yang sama dengan kali ini, yakni tunggal dan ganda putra serta ganda putri..


pose para wakil kita saat menjadi juara Indonesia Master 2020 (sumber gambar: femina.co.id)


Senang dan bangga pastinya kita selaku masyarakat Indonesia. Sebab sejauh ini, raihan 3 gelar adalah gelar terbanyak yang diperoleh Indonesia dalam satu turnamen resmi BWF. Terkhusus dari sejak era turnamen Superseries atau era World Tour sekarang ini..


2. Enam gelar dalam 3 pekan turnamen yang berbeda


Dengan merebut 3 gelar di Singapura Open 2022 juga membuat tim bulutangkis Indonesia jadi merebut total 6 gelar, dari tiga turnamen yang diselenggarakan secara 3 pekan berturut-turut. Dan tiga turnamen tersebut adalah Malaysia Open, Malaysia Master dan Singapura Open..


Keenam gelar tersebut rinciannya adalah sebagai berikut:


- Satu gelar oleh Apri/Fadia di Malaysia Open

- Dua gelar oleh Chico dan Fajar/Rian di Malaysia Master

- Tiga gelar oleh Ginting, Leo/Daniel dan Apri/Fadia di Sinagpura Open


Menurut saya hasil ini sungguh sangat luar biasa. Karena ini di luar ekspektasi masyarakat Indonesia. Apalagi di turnamen Indonesia Open 2022 yang merupakan turnamen terakhir sebelum 3 seri World Tour ini (Malaysia Open, Malaysia Master dan Singapura Open), wakil-wakli kita tak satu pun yang mampu mencapai babak final..


3. Tiga gelar juara untuk Apri/Fadia dalam 6 turnamen


pose Apri/Fadia di podium juara Singapura Open 2022 (sumber gambar: FB/BWF Fanspage)


Tiga gelar yang direbut oleh wakil kita di sana juga memberikan arti tersendiri bagi salah satu peraihnya, yang dalam hal ini adalah Apri/Fadia. Karena dengan gelar itu, membuat pasangan ganda putri tersebut telah mengoleksi 2 gelar BWF World Tour. Sebelumnya pasangan ini sudah merebut gelar di turnamen Malaysia Open 2022 yang didapat 2 pekan sebelumnya..


Gelar ini istimewa? Tentu saja kalau boleh bilang begitu. Karena mereka berdua ini adalah masih pasangan baru di sektor ganda putri Indonesia. Bahkan dua cewek yang tampilannya bondol ini, baru menjalani 6 turnamen semenjak dipasangkan pada bulan Mei 2022 lalu..


Bukan cuma istimewa. Namun duo pasangan yang kerap dipanggil SiAp atau PriFad ini, menurut saya penampilannya luar biasa dari sejak mulai dipasangkan. Bayangkan! Dari 6 turnamen awal yang diikutinya, mereka sudah menggondol 3 gelar juara plus sekali runner up..


Dan ketiga gelar itu adalah Sea Games 2021, Malaysia Open 2022 dan Singapura Open 2022. Sedangkan mereka menjadi runner up saat melakoni turnamen keduanya yaitu di Indonesia Master 2022, yang digelar awal bulan Juni lalu..


4. Leo/Daniel mengikuti jejak kedua rekannya


pose Leo/Daniel di di podium juara Singapura Open 2022 (sumber gambar: badmintalk)


Bukan cuma Apri/Fadia saja yang mempunyai kesan tersendiri dengan gelar juara yang diraih di Singapura Open 2022. Namun Leo/Daniel yang meraih gelar juara di ganda putra juga mempunyai makna tersendiri, di balik gelar yang didapatnya itu..


Ya tepatnya ini adalah gelar pertama mereka di turnamen BWF World Tour. Hebatnya lagi, titel perdananya ini direbut di turnamen yang berlevel S500. Sebuah pencapaian yang cukup baik tentunya, mengingat pasangan ini belum lama wara wiri di turnamen senior/dewasa..


Bukan cuma itu saja. Titel di Singapura Open 2022 juga menjadi pembuktian kepada masyarakat Indonesia, bahwa mereka pun sejatinya adalah pemain pelapis ganda putra yang bisa diandalkan juga buat meraih juara. Bukan hanya Markus/Kevin alias Minion's, Ahsan/Hendra atau Fajar/Rian yang selama ini selalu dan sering jadi andalan kita..


Pun juga mereka sudah membuktikan, kalau mereka sudah "menyamai" prestasi para pelapis ganda putra lainnya seperti Bagas/Fikri dan Pramudya/Yeremia. Yang mana seperti kita tahu, kedua ganda muda kita yang terakhir ini, sudah meraih gelar juara di turnamen yang cukup bergengsi di tahun ini. Seperti misalnya Bagas/Fikri di All England dan Pramudya/Yeremia di Kejuaraan Asia..



5. Ginting akhiri puasa gelar


pose Antony Sinisuka Ginting di podium juara Singapura Open 2022 (sumber gambar: FB/BWF Fanspage)


Pastinya bukan hanya Apri/Fadia dan Leo/Daniel yang mempunyai makna tersendiri, atas gelarnya itu. Tapi Antony Sinisuka Ginting juga merasakan hal yang sama..


Betapa tidak? Titel yang didapat Ginting ini sekaligus mengakhiri puasa gelar dia di perhelatan BWF World Tour, selama kurang lebih 2,5 tahun. Ya karena dia terakhir bisa juara di BWF World Tour itu pas di Indonesia Master 2020. Cukup lama bukan?


Dan gelar di Singapura Open 2022 juga menjadi pembuktian buatnya, kalau sesungguhnya dia bisa bangkit kembali. Maklum, dia sempat dikritik habis-habisan oleh masyarakat Indonesia karena performanya sempat menurun di beberapa turnamen, terutama pas di awal-awal tahun ini..


Itulah setidaknya 5 fakta menarik dari tiga gelar yang didapat wakil kita di turnamen bulutangkis Singapura Open 2022. Nah kalau menurut kalian, kira-kira fakta mana yang membuatmu takjub dan atau "tercengang"?


Kalau menurut pendapat pribadi sih, Apri/Fadia yang cukup mencengangkan. Soalnya untuk ukuran pemain ganda putri Indonesia, prestasi segitu yang didapat hanya dalam tempo relatif singkat termasuk spektakuler. Bahkan mungkin luar biasa..


Tapi overall semuanya hebat sih. Karena sejatinya mereka yang juara-juara itu (terkhusus yang di turnamen Singapura Open 2022 ini), sudah menunjukkan jati dirinya masing-masing, bahwa mereka itu memang layak untuk meraih titel di sana karena memang sudah mengeluarkan kemampuan dan skill terbaiknya..


Di luar itu, kita juga pastinya senang dan bangga dengan hasil ini. Karena dengan prestasi ini, setidaknya para pemain bulutangkis kita selalu termotivasi, untuk selalu memberikan yang terbaik di setiap turnamen yang diikutinya. Selain itu hasil baik ini juga membuktikan, kalau para pemain kita memang masih pantas berada di level tertinggi olah raga bulutangkis dunia..


Oke demikian informasi yang bisa saya bagi pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat serta mohon maaf apabila ada kesalahan dan atau kekeliruan, atas apa yang saya sampaikan di atas..
Posting Komentar