Mengenal SNNU, Banom Termuda di Organisasi NU

Mengenal SNNU, Banom Termuda di Organisasi NU

ilustrasi gambar oleh terbitan.com (edited by zaeabjal17.com)


Mengenal SNNU, Banom Termuda di Organisasi NU


Pada beberapa waktu yang lalu, saya sempat diajak untuk mengikuti acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SNNU tahun 2022 di sebuah hotel di Jakarta. SNNU ini adalah singkatan dari Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama, sebuah Banom baru di organisasi NU. Acaranya sendiri berlangsung selama dua hari (02-03 September 2022)..


Lalu apa sajakah kegiatan saya selama di sana? Dan apa pula hasil dari acara Raker SNNU pada hari itu? Atau setidaknya ada hal positif apa yang saya peroleh dari selama mengikuti acara tersebut? Tapi sebelum saya menjawabnya, terlebih dahulu mari kita berkenalan dulu dengan apa SNNU itu..


SNNU atau Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama dibentuk pada tanggal 19 Juni tahun 2020 oleh ketua PBNU pada saat itu yakni KH Aqil Siradj. Keputusan ini tertuang dalam surat PBNU yang bernomor 523/A/II.04.d/06/2020, yang ditanda tangani oleh Rais Aam KH. Miftahul Akhyar, Katib Aam KH. Yahya Cholil Staquf, Sekjend PBNU Helmy Faisal Zaini dan ketua PBNU sendiri yaitu KH. Aqil Siradj..


Dalam surat keputusan itu juga PBNU memberi mandat kepada Sdr. Witjaksono untuk memimpin organisasi ini. Witjaksono ini adalah seorang profesional dan pengusaha muda dalam bidang perikanan..


Usai penerbitan surat tersebut, selanjutnya Sdr. Witjaksono diberi tugas oleh PBNU untuk melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan keorganisasian. Selain itu ia juga diharuskan segera membentuk SNNU di tingkat wilayah (provinsi) dan cabang (kabupaten/kota)..


Sebagaimana namanya, organisasi ini tujuannya adalah untuk menghimpun para profesi nelayan di seluruh wilayah Indonesia. Dan SNNI ini merupakan amanat dari Muktamar NU ke-33 di Jombang pada tahun 2015. Jadi pembentukan organisasi SNNU ini sejatinya merupakan tindak lanjut dari acara akbar organisasi NU yang diselenggarakan 7 tahun lalu tersebut..


logo lain dari SNNU (sumber gambar: pcnumuba.or.id)


Adapun visi dari SNNU adalah buat sebagai wadah dan sarana mengayomi para nelayan, pelaku di bidang usaha kelautan dan kemaritiman serta masyarakat pesisir. Sedangkan misinya adalah untuk pemberdayaan dalam usaha pemanfaatan laut dan usaha perikanan budidaya yang muaranya untuk kesejahteraan nelayan dan bangsa Indonesia pada umumnya..


Meskipun SNNU ini ruang lingkupnya di dunia profesi nelayan dan semua pelaku usaha yang bergerak di bidang kemaritiman, namun bukan berarti wilayah atau daerah yang tak punya laut, lantas tak boleh ikut aktif di organisasi ini. Karena SNNU ini juga sesungguhnya merangkul para pelaku usaha perikanan budidaya yang lokasinya bukan di area laut atau pesisir..


Tentu itu masih relevan dengan salah satu misinya (lihat di 2 paragraf sebelumnya). Dan sebagi bukti, saya beserta rombongan (berjumlah 4 orang) yang merupakan wakil dari kota Bogor yang mana daerahnya tidak mempunyai area laut sama sekali, diundang ke acara Raker tersebut..


Bukan tanpa alasan jika kami diundang juga ke acara itu. Soalnya secara kebetulan di daerah kami juga sudah terbentuk cabang organisasi ini, meski S.K-nya pembentukannya belum keluar. Dan saya pribadi (penulis) masuk draft di kepengurusan. Jadi kehadiran saya di acara Raker tersebut boleh dibilang sebagai salah satu yang mewakili pengurus cabang SNNU kota Bogor..


Nah sekarang kita ngomongin tentang acara Rakernya ya..


Secara umum, acaranya tidak terlalu wah untuk ukuran organisasi sekelas NU. Karena tamu atau peserta yang datang tidak terlalu banyak. Padahal acaranya digelar di hotel bintang 4 lho. Tapi saya nggak tahu juga sih, kalau acara tersebut membatasi hadirinnya yang datang ke sana..,


Di luar itu memang organisasi ini belum lama dibentuk oleh organisasi induknya a.k.a PBNU. Dan organisasi di tingkat bawah (wilayah atau cabang), belum banyak yang terbentuk. Jadi ya wajar juga kalau yang datang tidak terlalu banyak pada saat itu..


Kalaupun ada yang spesial di acara Raker SNNU pada hari itu adalah hadirnya seorang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu Sandiago Uno. Ya kala itu ia datang untuk memberikan sambutan pada hari pertama, tepatnya tak lama acara pembukaan Raker diketok palu oleh Wapres KH. Ma'ruf Amin secara virtual..


Selain itu ya biasa saja, sebagaimana lazimnya sebuah acara rapat kerja suatu organisasi. Ada pemaparan program-program dan rencana dalam beberapa tahun ke depan, seperti apa tata kelola organisasi ini di masa mendatang, dan lain-lain. Terus ada juga penandatanganan atau Mou dengan Aruna, sebuah perusahan startup di Indonesia yang bergerak di bidang perikanan..


Dan berikut ini adalah beberapa foto yang sempat saya ambil pada acara Raker SNNU hari itu:


ini gambaran kegiatan acara pas hari pertama Raker

sedang ini pada saat Pak Sandiaga Uno memberikan sambutan (masih di hari pertama)

dan ini moment saat beliau diberi cindera mata oleh panitia acara Raker, pasca selesai kasih sambutan

sementara itu ini adalah kegiatan di hari kedua acara Raker SNNU

ini adalah rombongan perwakilan kota Bogor yang berjumlah 4 orang

FYI: yang sebelah kanan itu adalah ketua SNNU Cabang Kota Bogor yaitu Ahmad Gina Maulana

pulang dari acara Raker dikasih ikan tongkol dong, yang gedenya sebesar paha orang dewasa..wkwk


*maaf ya foto-fotonya hanya sedikit..soalnya kebanyakan hasilnya kurang bagus (maklum ditake hanya dengan pakai kamera HP yang resolusinya kurang bagus..hehe)


Oke demikian informasi yang bisa saya share pada hari ini. Semoga ini bisa bermanfaat serta mohon maaf apabila ada salah-salah kata dan kalimat, pada postingan yang saya tulis ini..
Posting Komentar