7 Jenis Batuk Yang Harus Anda Ketahui Beserta Gejalanya

7 Jenis Batuk Yang Harus Anda Ketahui Beserta Gejalanya

ilustrasi gambar oleh pixabay.com (edited by zaeabjal17.com)


7 Jenis Batuk Yang Harus Anda Ketahui Beserta Gejalanya


Pada saat ini, cuaca di luar sana sering nggak menentu. Kadang panas seharian, kadang hujan datang tiba-tiba di tengah hari. Dan itu durasinya bisa lama. Bahkan di lain waktu, kadang hujan dengan intensitas kecil, namun hanya sebentar. Setelah itu cuaca kembali cerah..


Sitkon tersebut, tak ayal membuat kondisi tubuh pun jadi seperti harus menyesuaikan. Kalau bagus dan baik sih, it's oke. Karena ia bisa tahan banting terhadap cuaca apapun yang terjadi di sekitar anda..


*tapi ini tergantung pola dan gaya hidup kita juga tentunya


Yang jadi masalah adalah kalau seumpama daya tahan tubuhnya lemah. Pastinya virus dan penyakit musiman bisa tiba-tiba datang menerpa anda. Seperti misalnya penyakit flu dan batuk, yang memang sering hadir di saat cuaca kaya gini..


Pertanyaannya adalah; apakah anda sedang kena penyakit musiman tersebut? Kalau iya, jenis penyakit apa yang sedang anda derita pada saat ini? Flu dan sekaligus batuk, atau hanya sekedar batuk doang?


Nah untuk penyakit yang terakhir ini, memang cukup menyiksa sih jika lagi kena. Apalagi batuk ini terkenal suka lama penyembuhannya. Terlebih jika kita belum menemukan obat yang benar-benar cocok untuk kita..


ilustrasi gambar oleh pixabay.com (edited by zaeabjal17.com)


Tapi di luar itu, memang kita juga harus tahu gejala-gejala batuknya seperti apa dan bagaimana. Karena dengan begitu, kita bisa tahu dengan cara apa kita meredakannya. Bukan hanya itu, dengan mengetahui gejalanya, kita jadi tahu kalau kita sedang kena batuk jenis apa..


Jangan salah lho, kalau batuk itu ada beberapa jenis. Oh ya? Iya dan kita bisa tahu melalui gejala yang kita alami pada saat itu..


Lalu apa saja jenis batuk-batuk itu? Dan apa juga gejala-gejalanya? Berikut ini adalah penjelasannya:


1. Post-nasal Drip


Batuk jenis ini disebabkan oleh lendir yang terakumulasi dan memenuhi area hidung dan tenggorokan. Untuk diketahui jika dalam kondisi normal, di dalam hidung dan tenggorokan terdapat lendir yang berfungsi menjaga kelembaban..


Akan tetapi jika pada saat jumlah lendir yang diproduksi terlalu banyak, maka saluran tenggorokan pun menjadi tersumbat dan itu akan menyebabkan terjadinya batuk. Batuk yang disebabkan oleh kondisi inilah yang disebut sebagai post-nasal drip..


Oh ya terkait meningkatnya produksi lendir, biasanya dipicu oleh suhu dingin atau alergi terhadap sesuatu. Itulah kenapa biasanya batuk akan bertambah parah ketika malam hari..


Terus gejala lain yang biasa menyertai batuk ini adalah rasa gatal pada mata dan bersin-bersin. Untuk mengatasinya, cobalah menghangatkan diri dengan mengenakan pakaian hangat dan minum-minuman yang hangat..


2. Batuk Karena Asam Lambung


Gangguan refluks asam lambung atau juga dikenal dengan istilah gastroesophageal reflux disease (GERD), merupakan gangguan pada produksi asam di lambung. Dalam kondisi normal, asam lambung hanya akan berada di lambung saja..

Akan tetapi pada penderita GERD, asam lambung itu seringkali naik hingga ke tenggorokan. Dan naiknya asam lambung ke tenggorokan ini, dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di tenggorokan, yang pada akhirnya bisa menyebabkan terjadinya batuk..


Bahkan pada sebuah studi disebutkan bahwa 75 persen dari penderita GERD, akan mengalami batuk kronis yang disertai gejala lain seperti suara serak dan mulas. Untuk batuk yang disebabkan oleh GERD ini, satu-satunya langkah penanganan yang dapat dilakukan adalah mengatasi GERD-nya terlebih dahulu..


3. Batuk Asma


Batuk jenis ini sebenarnya merupakan salah satu gejala yang sering timbul pada penderita asma, yang memang mengalami peradangan pada saluran pernapasan. Akibatnya si penderita akan mengalami batuk-batuk ketika sedang susah napas itu. Dan biasanya, batuk terjadi ketika malam hari atau saat merasa kelelahan..


Untuk mengatasi batuk ini, penderita asma sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan obat-obatan khusus yang dapat membuat saluran napas menjadi lega..


4. Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK)


Salah satu jenis batuk yang tidak bisa dianggap sepele adalah batuk karena Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Penyakit ini merupakan penyakit kronis yang menyerang paru-paru. Selain itu, penyakit ini juga diakibatkan oleh adanya penyumbatan saluran napas dan gangguan pada kantung-kantung udara di paru-paru..


Pengidap penyakit ini biasanya akan mengalami gejala batuk berdahak yang berkepanjangan, yang sering terjadi pada pagi hari. Terus gejala lain yang mungkin menyertai jenis batuk ini adalah sesak napas, mudah lelah, dan rasa sakit di bagian dada..


5. Batuk Akibat Obat


Selain menjadi gejala dari suatu penyakit, batuk juga bisa terjadi sebagai efek dari konsumsi beberapa jenis obat. Seperti misalnya obat untuk tekanan darah tinggi..


Dan memang jenis obat untuk penyakit ini, bisa menyebabkan terjadinya batuk kering. Utamanya sesaat setelah mengonsumsi obat tersebut. Namun jika batuk yang terjadi cukup parah, maka sebaiknya anda berdiskusi dengan dokter untuk memilih obat lain yang tepat..


6. Pneumonia


Pneumonia merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Gejalanya adalah batuk kering yang dalam beberapa hari dapat berubah menjadi batuk berdahak dengan mengeluarkan lendir berwarna hijau, kuning, atau merah kebiruan. Penderita pneumonia juga biasanya mengalami demam dan sesak napas..


7. Batuk Rejan (Pertusis)


Batuk jenis ini juga disebabkan oleh adanya infeksi virus atau bakteri dan cukup mudah menular. Gejala awal batuk jenis ini adalah batuk yang cenderung keras dengan tarikan napas awal yang panjang melalui mulut..


Selain itu dalam beberapa kondisi, batuk ini juga sering disertai gejala lain. Seperti misalnya mata berair, demam, dan hidung meler. Batuk rejan ini dapat terjadi dalam waktu yang cukup lama. Bahkan bisa lebih dari tiga bulan..


Itulah 7 jenis batuk yang harus anda ketahui, dan berikut gejala-gejalanya. Nah setelah mengetahui informasi di atas, anda jadi tahu kan kalau anda sedang kena batuk apa sekarang? Makanya ayo segera obati, yang tentunya dengan obat yang tepat sebagaimana jenis batuknya..


Oke demikian ilmu dan informasi yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga ini bisa bermanfaat serta mohon maaf jika seumpama ada kesalahan dan atau kekeliruan dalam postingan yang kami tulis ini..


Keterangan: artikel asli ditulis oleh Andrezeko, namun dengan beberapa sedikit perubahan.


FYI: Beliau ini merupakan seorang aktivis kesehatan di FB, dan sekaligus juga seorang dokter.
Posting Komentar