[FR] Berkunjung Ke Masjid Sheikh Zayed Solo
[FR] Berkunjung Ke Masjid Sheikh Zayed Solo
Waktu itu sih niatnya pengen ke sini karena penasaran saja. Soalnya masjid ini arsitekturnya megah banget, kalau dilihat foto-fotonya di internet. Kaya masjid-masjid di timur tengah gitu deh..
Selain karena penasaran, tentu saja alasan lainnya karena kebetulan saya sedang berkunjung ke kota Solo. Kapan lagi coba bisa ke sini? Mumpung lagi ada di sana, ya sekalian saja mampir ke masjid tersebut..
Akan tetapi sayangnya niat dan keinginan saya ini, tak terkabul. Soalnya di luar dugaan, masjid ini belum dibuka untuk umum..
Lho, koq bisa gitu? Terus nggak jadi dong berkunjung ke Masjid Sheikh Zayed-nya?
Ya tetap jadi sih pada akhirnya. Tapi cuma sekedar melihat-lihat saja dari luarnya..
Biar nggak penasaran, yuk kepoin cerita lengkapnya di bawah ini..
Sebelum saya memulai, nih kalau mau tahu penampakkan masjidnya kira-kira seperti ini. Keren kan? Makanya pada saat itu, saya langsung ngiler pengen ke sini..
Pasca turun dari si KutSel, kemudian saya melanjutkan lagi perjalanannya ke Jogja dengan Prameks. Niatnya sih tadinya pengen liburan di kota ini barang sebentar mah. Seperti misalnya main ke suatu tempat yang belum pernah saya datangi, atau sekedar jalan-jalan naik Trans Jogja..
Akan tetapi karena satu dan lain hal (salah satunya cuaca di TKP pada saat itu sedang kurang bagus), akhirnya nggak jadi. Ketika itu saya hanya main-main saja di sekitar jalan Malioboro, sebelum capcus pada sore harinya buat menuju ke kota Solo dengan naik KRL..
*meski nggak jadi jalan-jalan di Jogja, tapi setidaknya saya masih bisa selfie di sini, buat sebagai pertanda kalau saya pernah ke kota ini..wkwk
Niat ke Solo ini memang sudah direncanakan sebelumnya. Jadi memang harus terlaksana, meski suasana hati sedang agak galau. Apalagi kebetulan jadwal kepulangan saya (dengan KA pastinya), naiknya dari stasiun yang ada di kota sana. Dan ini juga sudah saya planningkan dari awal..
Oh ya saya ke kota Solo itu rencananya mau menemui salah satu teman saya yang memang domisilinya di sana. Kebetulan kita sudah janjian sebelumnya. Dan Alhamdulillahnya, dia mau menerima kerawuhan saya di tempatnya..
Eh bentar..! Itu di atas ada kata-kata galau, maksudnya apa ya? Apa karena nggak jadi jalan-jalan di kota Jogjanya?
Anda tahu, saya pada saat itu galau karena apa? Karena ceritanya pas di stasiun Kutoarjo atau pada saat mau naik KA Prameks, barang saya ada yang ketinggalan di sana. Dan saya ingatnya pas sudah berada di kota Jogja..
Panik? Tentu saja. Tapi kemudian saya mencoba mencari cara, agar barang itu bisa kembali ke tangan saya. Salah satunya dengan langsung melapor ke PT. KAI di media sosial, tepatnya di Twitter (saya lapornya via DM atau direct message)..
Akan tetapi sayangnya mereka nggak merespon DM saya. Bahkan hingga saya OTW ke Solo dan kemudian tiba di sana, tetap tidak dibalas..
Kesal? Sudah pasti. Tapi saya kemudian berbaik sangka sama PT. KAI; mungkin mereka sedang sibuk, hingga seperti acuh dengan pesan pribadi dari saya tersebut..
Pada akhirnya, saya pun seperti mengikhlaskan barang tersebut. Toh barang itu juga walau harganya nggak murah-murah amat, tapi tadinya saya dapat dengan secara gratis. Jadi kalaupun harus kehilangan, ya saya nggak rugi-rugi amat.. Hehe
Emang barangnya apaan sih? Ih jadi kepo deh..!!!
Untuk yang ini, bisa anda cari tahu nanti di thread kepulangan saya. Sekarang kita kembali ke topik ya. Oke???
Skip
Dan akhirnya dengan KRL yang berangkat dari stasiun Yogyakarta, saya pun tiba di kota Solo. Ketika itu saya turunnya di stasiun Solo Balapan. Kebetulan memang tempat teman sayanya, lebih dekat dari stasiun ini. Setelah itu saya pun meluncur ke TKP yang dituju, dengan menggunakan ojek online..
Tidak banyak yang saya lakukan di sana, terkecuali ngobrol ngalor ngidul dengan teman saya seputar dunia blogging. Kebetulan dia seorang blogger juga, meski akhir-akhir ini dia vakum oleh sebab kesibukan kerja di kota ini..
*kebetulan status dia di Solo sebagai seorang perantau juga..dan saya ke sana main ke tempat kerjanya
Meskipun demikian, saya sempat menginap di sana selama satu hari. Ya walaupun ini nggak direncanakan sebelumnya, namun dia nggak merasa keberatan. Dan tentu saya pun menyambutnya dengan senang hati. Soalnya kebetulan saya juga butuh tempat istirahat di kota ini, sebelum melanjutkan perjalanan pulang di keesokan harinya.. Hehe
Selanjutnya waktu pun berlalu, hingga tak tak terasa jadwal kepulangan saya sudah tiba. Itu karena pada keesokan harinya (Selasa 27 Desember 2022), saya dijadwalkan akan naik sebuah KA di stasiun Solo Purwosari, dengan tujuan stasiun Jakarta Pasar Senen..
*sengaja nggak saya sebut nama KA-nya..soalnya biar kalian jadi penasaran..haha
Jadwal keberangkatannya sendiri pada sekitar jam 9 malam lewat 10 menit. Tapi ketika itu, saya sudah capcus dari tempat teman saya pada sekitar selasa sore. Saya memutuskan cabut segera dari sana, oleh sebab rencananya pada saat itu saya mau mengunjungi Masjid Sheikh Zayed dulu..
Sebenarnya boleh dibilang ini rencana dadakan sih. Soalnya waktu itu kefikiran pengen mengunjungi suatu tempat di kota Solo yang sekiranya menarik dan belum pernah saya datangi. Nah waktu itu kefikiranlah tempat ini, yang mana katanya tempat ini lagi hits di kota Solo..
Selain karena alasan di atas, juga karena kebetulan pada trip liburan saya kali ini, saya hampir tidak melakukan kunjungan ke suatu tempat dimana pun. Jadi waktu itu mikirnya begini; "Sayang banget kalau saya sampai nggak mengunjungi sebuah tempat wisata di liburan kali ini. Masa iya saya liburan cuma sekedar numpak sepur doang bolak balik? Wkwk"..
Namun sayangnya pas saya ke sana, ternyata Masjid Sheikh Zayed ini belum dibuka untuk umum. Jadi ketika itu saya cuma sekedar melihat-lihat saja dari luar. Walau begitu, tempatnya ramai lho dan banyak juga orang yang berkunjung pada saat itu atau pas saya ke sana..
Oh ya terkait belum dibukanya masjid ini untuk umum, sebenarnya saya sudah tahu lewat supir ojek online yang mengantarkan saya ke sana (dari tempat teman saya yang di Solo). Ketika itu si supir memberitahukan saya pada saat menjelang OTW-nya..
Akan tetapi karena saya kadung penasaran dengan tempat itu, maka saya pun tetap meneruskan rencana ini. Lagipula kan dalam trip ojek online tersebut, rute destinasi yang saya pilih adalah masjid Sheikh Zayed Solo. Jadi yo wes, kepalang tanggung..
Memang agak kecewa juga sih waktu itu, nggak bisa masuk ke dalamnya. Soalnya pada saat itu, niatnya pengen banget foto-foto di sana buat sekedar kenang-kenangan. Selain itu tentu saja buat sebagai bahan field reportnya di blog ini..
Namun apa hendak dikata, ketika itu sitkonnya ternyata tidak berpihak kepada saya. Dan pada akhirnya saya pun foto-fotonya hanya di sekitar luar TKP saja. So maka dari itu, mohon maaf jika seumpama thread kunjungan wisata saya kali ini, hasil fotonya nggak memadai.. Hehe
Meskipun demikian, saya juga nggak merasa menyesal sempat singgah dulu ke sini pada waktu itu. Soalnya kebetulan tempatnya ramai dengan orang-orang, walau padahal sudah mau menjelang adzan Maghrib pada saat itu. Jadi yang "senasib" dengan saya sepertinya banyak..
Jangan salah lho! Meski hanya bisa mengunjungi di bagian luarnya saja, tapi tetap yang menjadikan tempat ini sebagai ajang buat foto-foto selfie atau wefie, banyak banget. Nggak cuma saya saja..
Dan yang menarik lagi adalah bahwa di tempat ini ternyata banyak aneka penjual makanan dan minuman. Jadi meski tempat ini secara "de factonya" belum dibuka, tapi sudah jadi kaya semacam area tempat wisata pada umumnya..
seperti inilah penampakkan Masjid Sheikh Zayed Solo, yang berhasil saya potret pada saat itu (meski dari bagian luarnya saja)
sementara itu ini adalah view pas waktu malamnya
*cakep ya gaess
nah kalau yang ini gaya selfie TS di TKP..hehe
Itulah sekelumit cerita singkat saya, ketika mengunjungi Masjid Sheikh Zayed Solo pada beberapa waktu yang lalu. Ya walau cuma di luarnya saja, tapi saya tetap merasa puas. Setidaknya saya pernah berkunjung ke sini.. Hehe
Walaupun begitu, kelak saya juga berharap bisa ke sini lagi. Tentu saja pada saat tempat ini benar-benar sudah dibuka untuk umum. Jadi kan saya nantinya bisa puas dalam mengexplorenya..
Oke demikian cerita field report saya kali ini. Semoga bisa bermanfaat ya. Dan mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau kalimat yang saya ucapkan dalam thread ini..









