[TR] Mencoba Pertama Kali Naik Bengawan Secara Full Trip
Prolog: Bengawan adalah satu KA ekonomi yang statusnya masih PSO sampai dengan saat ini. Oleh karena itu, harga tiketnya pun cuma 74k. Murah bukan?
Akan tetapi karena harganya yang murah itu, maka KA ini jadi banyak peminatnya. Apalagi ia melaju di lintas ramai; Jakarta-Jogja-Solo. So tak heran, jika KA ini sering laris manis alias habis tak bersisa, even bukan di peak season sekalipun..
Meski demikian pada beberapa waktu yang lalu, TS sempat mencoba naik KA ini. Dengan rute full pula, atau dari Solo ke Jakarta. Hebat kan saya, bisa naik KA yang sekarang jadi primadonanya banyak orang (terkhusus untuk di lintas tersebut)? Hehe
FYI: Tiket yang muncul itu kemungkinan tiket batalan dari orang lain
Lalu bagaimana cerita dan keseruan saya saat naik KA ini? Yuk ikuti baca selengkapnya di bawah ini..
papan nama KA Bengawan, yang saya abadikan saat tengah on board (lupa di petak mana saya ngambilnya)
kalau ini interiornya kereta yang jadi tempat duduk saya di perjalanan ini (K3-9)
nah barang saya inilah yang hilang pada saat itu alias kacanmata saya..hehe
penampakkan rangkaian KA Bengawan, saat berhenti di stasiun Kutoarjo
sedangkan ini suasana di stasiun Kroya, saat kami berhenti di sana pada perjalanan malam itu
sementara itu ini adalah suasana saat kami berhenti di stasiun Purwokerto
gaya selfie TS di dalam perjalanan ini..hehe
sedangkan ini sitkon di stasiun Jatinegara, pada saat kami singgah di sana pagi itu
suasana di kereta saya, saat perjalanan lepas stasiun Jatinegara
sedangkan ini, suasana keriuhan arus turun penumpang pada saat KA ini tiba di stasiun Pasar Senen
Akan tetapi karena harganya yang murah itu, maka KA ini jadi banyak peminatnya. Apalagi ia melaju di lintas ramai; Jakarta-Jogja-Solo. So tak heran, jika KA ini sering laris manis alias habis tak bersisa, even bukan di peak season sekalipun..
Meski demikian pada beberapa waktu yang lalu, TS sempat mencoba naik KA ini. Dengan rute full pula, atau dari Solo ke Jakarta. Hebat kan saya, bisa naik KA yang sekarang jadi primadonanya banyak orang (terkhusus untuk di lintas tersebut)? Hehe
Tentu saja, bisa menaiki KA yang paling sering dicari banyak orang tuh, kaya sesuatu banget. Ya walaupun sebenarnya saya dapat tiketnya juga karena hoki saja sih..
Lho, koq bisa? Bagaimana ceritanya tuh..???
Ya karena pada saat hunting tiketnya, kebetulan ada yang nongol satu di pencarian. Waktu itu karena memang lagi cari si Bengawan ini, yo weslah saya booking dan kemudian berhasil..
FYI: Tiket yang muncul itu kemungkinan tiket batalan dari orang lain
Lalu bagaimana cerita dan keseruan saya saat naik KA ini? Yuk ikuti baca selengkapnya di bawah ini..
Sore itu, pasca mengunjungi Masjid Sheikh Zayed Solo, saya kemudian langsung melipir ke stasiun Solo Balapan dengan berjalan kaki. Kebetulan jaraknya cukup dekat dari tempat ini (hanya sekitar 1,2 km saja), buat menuju stasiun tersebut..
Kala itu saya ke SLO rencananya mau naik KRL ke stasiun Purwosari. Terus dari stasiun inilah nanti saya naik KA Bengawannya. Dan memang PWS ini adalah stasiun terminusnya si Bengawan, jika dari arah timur..
Oh ya sebelum melanjutkan, terlebih dahulu saya mau kasih info kalau ini adalah pengalaman ketiga saya naik KA jarak jauh di stasiun ini. Sebelumnya saya pernah naik GBMS di sini pada tahun 2014 lalu, terus pas naik Jaka Tingkir pada tahun 2018 serta pada saat naik Kahuripan pada libur lebaran tahun 2022 kemarin..
FYI: Khusus GBMS, waktu itu saya naiknya yang ke arah timur (Surabaya)
Selain itu, bisa naik KA Bengawan juga bukan hal baru bagi saya. Karena sebelumnya saya pernah menaikinya pada masa libur lebaran tahun 2016 lalu (lihat threadnya di sini) dan juga pada masa libur Nataru tahun 2017..
*sorry ye, untuk thread di pengalaman kedua nggak ada..karena waktu itu memang nggak bikin
Hanya memang trip saya dengan Bengawan kali ini, agak berbeda dengan dua pengalaman sebelumnya. Sebab jika di 2x kesempatan sebelumnya saya naik yang ke arah timur, maka kali ini naik yang ke arah barat. Terus perbedaan lainnya tentu saja kali ini saya menaikinya dengan full rute..
Oke sekarang kita back to topic ya
Pasca tiba di stasiun Solo Balapan, saya kemudian masuk ke dalamnya dan lalu tap in. Selanjutnya saya pun nunggu KRL yang akan membawa saya ke stasiun Purwosari..
FYI: Bagi penumpang yang mau naik KRL, memang sistem cara masuknya kaya stasiun-stasiun di Jabodetabek; tap in kartu tiket KRL-nya..dan kartunya bisa kartu multitrip atau kartu E-Money (atau dan semacamnya), yang sebagaimana biasa berlaku di KRL di wilayah sana
Ketika itu saya tak perlu menunggu lama buat bisa naik KRL-nya. Karena waktu itu saya hanya menunggu sekitar 15-20 menit saja. Dan akhirnya moda transportasi yang belum lama beroperasi di lintas Solo-Jogja itu pun membawa saya ke stasiun dimaksud..
Skip
Setelah tiba di PWS, saya kemudian sempat keluar area stasiun dulu buat sekedar mencari isi perut. Maklum pada saat itu sudah waktunya jam makan malam. Dan kebetulan juga saya memang saya sedang lapar berat pada saat itu..
Beres urusan isi perut, saya pun balik lagi ke area stasiun buat persiapan naik KA Bengawan. Soalnya kebetulan jam keberangkatannya sudah mendekati. Dan akhirnya saya pun masuk ke PWS lagi, yang tentunya kali ini tujuannya untuk check in and boarding..
Pada saat kembali masuk itu, rangkaian KA-nya ternyata sudah tersedia di sana. Jadi pada saat itu saya pun langsung naik ke dalamnya. Saya memutuskan demikian, karena kebetulan saya lagi gabut di luar. Atau dengan kata lain, lagi nggak pengen ngapa-ngapain..
Namun gara-gara hal itu, saya pun jadi lupa mengcapture sitkon di sekitaran stasiun pada saat itu. Ntah waktu itu nggak kefikiran saja buat foto-foto.. Hehe
Saya baru kefikiran buat foto-foto pas sudah masuk ke dalam rangkaian KA. Ini pun nggak saya lakukan, oleh sebab kadung pewe duduk di sana. Selain itu memang kebetulan saya duduknya di kereta paling belakang (kereta 9). Jadinya rada malas buat turun keluar lagi..
Jadi mohon maaf ya jika pada trip report edisi kali ini, foto-fotonya agak sedikit. Soalnya ya itu tadi, ada beberapa moment yang saya lewatkan. Seperti diantaranya pada saat-saat masuk buat check in and boarding tersebut..
FYI: foto ini ditake, saat saya mulai naik ke dalamnya..dan ketika itu saya termasuk yang paling awal masuk ke sana
Oh ya lupa mau cerita, kalau pada thread sebelumnya (tentang kunjungan saya ke Masjid Sheikh Zayed Solo), barang saya ada yang tertinggal di stasiun Kutoarjo. Dan waktu itu saya sudah melapor ke PT. KAI di media sosial, namun nggak ditanggapi oleh mereka..
Sempat pasrah sebenarnya. Cuma tiba-tiba saja kefikiran buat menindak lanjuti laporan saya tersebut, melalui sebuah komentar di akun mereka di media sosial. Waktu itu nada komentar saya seperti mengeluh, kenapa laporan saya yang kemarin nggak ditanggapi..
Tak disangka, ternyata komentar saya itu langsung direspon oleh mereka. Sejurus kemudian mereka pun lalu menindak lanjuti atas laporan barang saya yang hilang tersebut..
Dan setelah ditelusuri oleh pihak terkait, ternyata barang saya tersebut ketemu di lokasi kejadian (stasiun Kutoarjo). Atau dengan kata lain barang yang hilang itu, masih tercecer di sana..
Selanjutnya barang itu pun diamankan oleh kru dan petugas di sana. Saya sendiri waktu itu meminta ke PT. KAI agar barang itu bisa dikembalikan segera ke tangan saya. Caranya? Ya saat nanti pas on board KA Bengawan pada hari itu..
Lho, bagaiamana cara mengambilnya?
Kan si Bengawan ini dalam perjalanannya, akan berhenti normal di stasiun Kutoarjo. Nah pada saat itulah nanti saya akan OTW ambil barangnya..
Akan tetapi memang pas waktunya, teknis pengembaliannya dibantu oleh petugas dan kru KA Bengawan sendiri. Dan tentu saja sama para petugas stasiun tersebut. Karena memang mereka sudah berjanji akan membantunya..
Jadi pada saat itu, saya cuma tinggal nunggu di atas rangkaian KA saja, pada saat si Bengawan ini singgah di sana. Sementara barang sayanya, akan diantar oleh petugas stasiun Kutoarjo dan dibantu kru dari KA Bengawan..
Alhamdulillah! Akhirnya barang saya yang sempat hilang tersebut, bisa kembali ke saya. Padahal tadinya sudah hopeless, oleh karena PT. KAI-nya sempat nggak menggubris laporan saya..
Di sisi lain saya juga merasa salut dengan pihak-pihak terkait, yang sigap dalam menangani masalah saya tersebut. Terutama dalam hal ini para kru KA Bengawan dan juga para petugas di stasiun Kutoarjo. Sebab berkat bantuan merekalah, barang tersebut akhirnya bisa kembali ke saya..
Akan tetapi memang semua ini juga berkat dari PT. KAI, yang sangat peduli dan care dengan masalah yang dihadapi oleh saya. Ya meskipun pada awalnya mereka agak lambat responnya..
Oke dilanjut lagi ya ceritanya..
Dan akhirnya tepat di jam 21:10, KA Bengawan yang sedang saya naiki pada hari itu, diberangkatkan dari stasiun Purwosari. Dan ini sesuai jadwalnya si doi..
Selama on board, karena ini perjalanan malam maka waktu yang ada saya habiskan buat istirahat di dalam KA, dengan duduk di tempat duduk saya sendiri. Saya hanya beranjak jika pas kebetulan KA berhenti normal di stasiun-stasiun persinggahannya..
Selanjutnya malam pun terus berlalu. Dalam pada itu, perjalanan kami pun terus merangsek dari satu ke petak lainnya. Alhamdulillah, pada hari itu laju si Bengawan ini cukup lancar dan nyaris nggak ada hambatan sama sekali..
Wajar sih jika perjalanannya lancar. Secara KA bernomor perka 291 ini, berjalan di lintas yang mayoritas sudah double tarck. Jadi nggak ada ceritanya kami harus "ngalah dulu" dengan KA yang dari lawan arah, sebagaimana beberapa tahun silam..
Selanjutnya laju kami pun terus meluncur pada perjalanan malam itu, hingga tak terasa hari pun telah berganti. Sementara itu sitkon di dalam KA sendiri makin sunyi nan senyap, dari aktivitas para penumpangnya. Maklum, yang namanya perjalan malam memang biasanya orang-orang lebih memilih beristirahat ketimbang melakukan aktivitas sesuatu..
Sitkon agak ramai baru terasa, tatkala pagi mulai menyapa di hari itu. Terlebih lagi pada saat sang surya mulai menampakkan diri ke muka bumi. Tentu saja mereka mulai menggeliat bukan karena hari sudah siang. Namun juga karena beberapa saat lagi KA ini akan menemui ujung perjalanannya..
Ya karena memang KA Bengawan ini, tiba di daerah ibukota saat pagi datang menjelang. Atau pada saat orang-orang akan memulai aktivitasnya di hari itu. Jadi memang pada saat itu, banyak penumpang yang sedang mau persiapan untuk turun dari KA ini..
Apalagi diantara mereka juga ada yang turun sebelum di stasiun akhir. Seperti misalnya di stasiun Bekasi atau stasiun Jatinegara..
seperti inilah sitkon di kereta saya, pada saat perjalanan sudah memasuki waktu pagi hari
Dan akhirnya petualangan saya dengan KA Bengawan pun berakhir, mana kala KA ini tiba di stasiun terminusnya yakni stasiun Pasar Senen. Kala itu kami tiba pada sekitar pukul 07:05, atau terlambat 13 menit dari jadwal yang semestinya..
*untuk KA ekonomi telat segitu, masih terbilang cukup oke lho
Alhamdulillah, akhirnya bisa menginjakkan kaki lagi di stasiun ini. Sebelumnya saya terakhir ke sini tuh pada bulan Juli tahun 2019 lalu, atau sudah 3,5 tahun berlalu. Ya ketika itu, ceritanya saya baru saja melakukan perjalanan dengan Matarmaja, dari Nganjuk ke Pasar Senen..
FYI: pada saat itu KA Matarmaja statusnya masih KA PSO atau harga tiketnya masih disubsidi oleh Pemerintah
Oke karena ceritanya sudah sampai di stasiun akhir, maka dengan demikian usai sudah trip report saya kali ini. Maaf ya jika foto-fotonya kurang banyak. Dan maaf juga pada trip report kali ini pun, lagi-lagi tanpa ada data catatan waktunya. Maklum, sekarang TS kalau nyepur jarang mencatat hal itu. Nggak kaya dulu, yang selalu rajin. Bahkan even perjalanan jarak pendek sekalipun..
Tapi memang sekarang saya kalau naik KA jarak jauh, niatnya hanya sekedar ingin menikmati perjalanan saja. Kalau dulu kan saya niatnya sambil sekalian merekam dan mengabadikan moment-moment tertentu di dalam perjalanannya..
Ya intinya beda waktu, beda niat dan tujuannya. Dan hasrat dan atau motivasinya pun mungkin juga sudah berbeda. Walaupun begitu, threadnya yang ini tetap keren kan gaess??? Hehe
Oke saya sudahi dulu ya cerita trip report kali ini. Lain kali kita sambung lagi, yang pastinya dengan cerita dan perjalanan yang berbeda..
Emang setelah ini, rencananya mau kemana om?
Ada deh. Yang pasti cluenya Daops 8..
Oke, ditunggu ya cerita trip reportnya nanti..
Ashiyap..!!! Doakan saja ya, semoga tripnya kelak terlaksana.. Amiin























