Lika-liku Perjalanan Saya Saat Menghadiri Acara Resepsi Satu Abad NU di Sidoarjo (bag. 2)
Prolog: Thread ini merupakan lanjutan dari thread sebelumnya atau yang ini. Jelasnya di thread ini, saya akan menceritakan tentang bagaimana dan seperti apa perjalanan kami ke Sidoarjo..
Lalu hal menarik apa yang kami dapatkan dalam perjalanan kami hari itu? Dan kegiatan apa sajakah yang kami lakukan selama kami menghadiri event tersebut?
Biar nggak penasaran, yuk ikuti kisahnya berikut ini..
sebelum berangkat, kita berdoa dulu..selain itu kepergian kami juga dilepas oleh Kapolresta Kta Bogor
ceritanya sebelum berangkat, ini kaum emak-emaknya mau narsis dulu
seperti inilah suasana di dalam bus rombongan kami pada saat hendak mau berangkat
sebelum lanjut jalan, TS-nya selefie dulu yang kebetulan kali ini bareng salah satu kolega TS (namanya KH. Yusuf Royani)
setelah berziarah, kami sempat foto bareng dulu di sana sebelum lanjut jalan lagi..hanya saja sayangnya saya nggak kelihatan..hikz
supaya nggak bethe bin capek, maka perjalanan kami pun sempat diselingi dengan istirahat yang salah satunya di tempat ini (Rest Area Jalan Tol Semarang-Solo)
sementara itu ini foto ketika kami pas tiba di kawasan Makam Sunan Ampel..kala itu kami istirahat dulu sebentar, sebelum berziarah
sedangkan ini suasana kami pas sedang berziarahnya di sana
seperti biasa, setelah berziarah kami foto bareng-bareng dulu
dan seperti inilah suasana kami pada saat berziarah di makam Syeikh Kholi Bangkalan
sedangkan ini, sesion pas foto barengnya pada saat setelah selesai berziarah
kalau ini? foto bareng kami saat singgah di sebuah Rumah Makan (namanya Sinjay)..kala itu kami mampir dulu ke sini buat isi perut, sebelum ke makam Syeikh Kholil Bangkalan
namanya juga kaum SuFi alias suka selfie, dimana ada spot menarik maka di situlah ada peluang buat kami foto bareng..hehe
Lalu hal menarik apa yang kami dapatkan dalam perjalanan kami hari itu? Dan kegiatan apa sajakah yang kami lakukan selama kami menghadiri event tersebut?
Biar nggak penasaran, yuk ikuti kisahnya berikut ini..
logo acara Resepsi Satu Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo
Pagi itu 5 Februari 2023, kami memulai perjalanan pada sekitar jam setengah 8-an. Ini agak ngaret sebenarnya, mengingat kami tadinya diharapkan sudah kumpul paling lambat jam 6 pagi. Namun karena beberapa hal, jadinya keberangkatan kami molor satu setengah jam..
Oh ya sebelum saya melanjutkan, saya mau cerita dulu kalau kendaraan yang kami pakai buat OTW ke sana itu memakai bus besar dengan kapasitas maksimal 60 orang tempat duduk. Namun untuk perjalanan ini, rombongan kami hanya membawa kurang lebih 40 orang saja..
Cukup longgar sih sebenarnya sitkon di dalam bus. Hanya saja saya berharap tadinya dapat bus yang benar-benar nyaman. Ya kaya bus malam yang buat transportasi AKAP itu lho. Eh tapi busnya malah yang biasa-biasa saja atau bus yang sering dipakai buat angkutan jarak dekat..
Nggak apa-apa sih sebenarnya. Cuma kan kita ini mau melakukan perjalanan yang jauh nan panjang. Jadi ya idealnya bukan memakai bus yang seperti itu. Tapi bus yang buat dipakai angkutan umum jarak jauh untuk transportasi AKAP..
Nggak muluk-muluk sih kalau harapan saya mah. Ya minimal jarak antar kursinya lega atau lebar. Jadinya kita enak bin leluasa selama dalam perjalanan. Tapi ya mau bagaimana lagi. Lha wong disediakannya yang kaya begitu. Ya kita kudu nerima. Apalagi kita kan nggak bayar buat bisa ikut di dalam perjalanan ini..
*Udah gratis, nawar lagi..ngelunjak ini namanya..haha
sebelum OTW, foto bareng dulu bareng-bareng
Pagi itu 5 Februari 2023, kami memulai perjalanan pada sekitar jam setengah 8-an. Ini agak ngaret sebenarnya, mengingat kami tadinya diharapkan sudah kumpul paling lambat jam 6 pagi. Namun karena beberapa hal, jadinya keberangkatan kami molor satu setengah jam..
Oh ya sebelum saya melanjutkan, saya mau cerita dulu kalau kendaraan yang kami pakai buat OTW ke sana itu memakai bus besar dengan kapasitas maksimal 60 orang tempat duduk. Namun untuk perjalanan ini, rombongan kami hanya membawa kurang lebih 40 orang saja..
Cukup longgar sih sebenarnya sitkon di dalam bus. Hanya saja saya berharap tadinya dapat bus yang benar-benar nyaman. Ya kaya bus malam yang buat transportasi AKAP itu lho. Eh tapi busnya malah yang biasa-biasa saja atau bus yang sering dipakai buat angkutan jarak dekat..
Nggak apa-apa sih sebenarnya. Cuma kan kita ini mau melakukan perjalanan yang jauh nan panjang. Jadi ya idealnya bukan memakai bus yang seperti itu. Tapi bus yang buat dipakai angkutan umum jarak jauh untuk transportasi AKAP..
Nggak muluk-muluk sih kalau harapan saya mah. Ya minimal jarak antar kursinya lega atau lebar. Jadinya kita enak bin leluasa selama dalam perjalanan. Tapi ya mau bagaimana lagi. Lha wong disediakannya yang kaya begitu. Ya kita kudu nerima. Apalagi kita kan nggak bayar buat bisa ikut di dalam perjalanan ini..
*Udah gratis, nawar lagi..ngelunjak ini namanya..haha
Oke back to topic sekarang
sebelum berangkat, kita berdoa dulu..selain itu kepergian kami juga dilepas oleh Kapolresta Kta Bogor
*foto di atas, diambil di tempat titik kumpul kami yakni di masjid raya
FYI: tim rombongan kami selain diisi oleh kaum pria, juga ada kaum wanitanya meski nggak banyak
seperti inilah suasana di dalam bus rombongan kami pada saat hendak mau berangkat
Perjalanan kami cukup lancar sebenarnya pada hari itu. Bahkan nyaris tanpa hambatan. Hanya saja ada beberapa itinerary yang meleset dari jadwal. Dan itu membuat rencana kami jadi berantakan..
Bukan itu saja. Bahkan efeknya pun kami jadi tak punya banyak waktu buat sekedar istirahat. Tapi biar begitu, kami tetap semangat dan happy dalam menikmati perjalanan kami di hari itu..
Akan tetapi memang yang terpenting adalah kami nggak telat datang ke TKP acara yang di Sidoarjo. Bahkan kami termasuk yang paling awal datang ke sana. Ketika itu, kami datang ke Sidoarjo pada sekitar jam setengah 4 sore..
Sebelumnya kami sempat mampir dulu ke Cirebon buat ziarah ke makam Sunan Gung Jati, terus ke Tebuireng Jombang buat ziarah ke makam KH. Hasyim Asy'ari dan sekaligus ke makam Gus Dur, lalu kemudian dilanjut ke makam Sunan Ampel di Surabaya serta yang terakhir ziarah ke makam Syeikh Kholil yang berada di daerah Bangkalan Madura..
*foto ini diambil pada saat kami singgah di salah satu rumah makan di daerah Brebes
seperti inilah suasana rombongan kami, tatkala sedang berziarah di makam Sunan Gung Jati Cirebon
dan seperti inilah suasana kami pada saat berziarah di makam Syeikh Kholi Bangkalan
sedangkan ini, sesion pas foto barengnya pada saat setelah selesai berziarah
kalau ini? foto bareng kami saat singgah di sebuah Rumah Makan (namanya Sinjay)..kala itu kami mampir dulu ke sini buat isi perut, sebelum ke makam Syeikh Kholil Bangkalan
kalau ini mah sudah tahu ya (saya sendiri pastinya..haha)
*rugi dong, kalau nggak menyempatkan dri buat selfie atau foto sendiri dalam perjalanan ini..wkwk
sebelum eksplore tempat acara, kita makan-makan dulu gaess di salah satu sudut Gelora Delta Sidoarjo
sementara itu ini adalah moment dimana kami sedang mencari jati diri di tempat acara..eh maksudnya tempat istirahat..wkwk
Meski demikian tadinya kami berharap dengan tiba lebih awal di sana, membuat kami bisa leluasa masuk di Gelora Delta Sidoarjo, yang merupakan area utama di dalam event ini. Ya meskipun pada saat itu, tempatnya memang belum dibuka karena acaranya belum mau dimulai..
Namun sayangnya belakangan kami baru tahu, kalau yang bisa masuk ke sana tuh hanya untuk orang-orang yang sudah punya undangan atau tiket khusus saja. Ya singkatnya para penonton atau hadirin yang mau masuk ke area utama memang dibatasi jumlahnya..
Jelas saja kami kecewa dengan kenyataan itu. Sebab rombongan kami bukan termasuk kategori dimaksud. Padahal kami sudah bela-belain datang lebih awal ke TKP acara. Eh tahunya malah zonk..
Kekecewaan kami bukan hanya itu saja. Tapi belakangan kami juga susah mendapatkan tempat buat kami menginap atau minimal tempat buat sekedar beristirahat untuk merebahkan badan. Mana pada saat itu kami kehujanan di lokasi dan nyaris nggak ada tempat berteduh yang benar-benar layak..
Tentu saja kami memerlukan tempat menginap atau beristirahat, mengingat di sini kami rencananya akan bermalam. Selain itu kan rangkaian acaranya juga banyak dan panjang waktunya. Apalagi pada saat kami datang itu, acaranya juga belum dimulai..
Apesnya ketika sudah dapat, malah kami sempat diusir oleh petugas yang di sana. Alasannya konon tempat yang akan kami diami tersebut diperuntukkan buat kafilah lain..
FYI: ketika itu kami sempat dapat tempat buat menginap atau istirahat di gedung Politeknik Kesehatan
Asli pada saat itu rombongan kami seperti orang-orang yang terlantar tanpa tahu harus kemana. Mana di luar hujan masih terus turun dan seperti nggak mau berhenti. Dan jujur sitkon ini makin membuat kami jadi tersiksa dan merana..
Memang akhirnya tempat tersebut bisa kami pakai juga. Namun itu pun setelah salah satu dari anggota rombongan kami, berdebat dulu dengan petugas yang di sana..
Huft..! Benar-benar penuh perjuangan memang hadir ke event ini. Tapi yo weslah! Sudah kepalang tanggung ada di sini. Jadi ya nikmati saja keadaannya yang memang seperti ini..
Setelah itu "drama"nya berakhir? Oh masih ada gaess. Dan drama terakhir yang harus kami hadapi adalah; ternyata tempat parkir bus kami jauh dari tempat acara. Bayangkan, jaraknya sekitar 3-4 km dan itu harus dilalui dengan jalan kaki..
Sempat beberapa diantara kami (termasuk saya pribadi) mencoba menggapai tempat parkir tersebut pada malam itu juga. Tujuannya adalah kami mau mengambil tas bawaan kami..
Namun sayangnya karena jaraknya terlalu jauh dan kami sudah kecapean jalan kaki, akhirnya kami balik lagi ke area tempat acara. Saya pribadi sebenarnya kecewa kami nggak jadi ke sana. Soalnya saya butuh banget tas itu..
Saya butuh karena baju ganti saya ada di sana. Dan pada saat itu saya sedang ingin ganti baju. Maklum, saya sudah merasa kegerahan (plus kebasahan juga karena kehujanan) dengan baju yang dipakai pada saat itu..
Pada akhirnya karena nggak jadi ke tempat parkir, maka saya pun urung ganti baju. Dan saya pun jadi terpaksa memakai baju yang sudah saya pakai sebelumnya, yang mana sudah saya pakai sejak dari Bangkalan Madura..
*kelak baju yang saya pakai tersebut, bertahan sampai keesokannya harinya
Sebenarnya yang bikin ngebet saya buat ganti baju adalah karena saya ingin memakai kaos "Satu Abad NU" yang saya miliki. Kebetulan baju itu tertinggal di bus. Dan sempat saya pakai sebelumnya, sesaat sebelum turun dari bus (waktu pas OTW ke Sidoarjo dari Bangkalan Madura)..
FYI: kaos tersebut saya beli dari seorang teman dengan seharga 125k (sudah termasuk ongkos kirim)
Tentu saja saya ingin memakai kaos itu. Karena ya kan momentnya pas. Pas di tempat di acara, pas juga saya memakai kaos yang kebetulan temanya sama. Dan orang lain juga banyak yang memakai kaos yang seperti itu di TKP..
Akan tetapi karena nggak jadi memakai kaos tersebut, maka jadilah saya memakai baju yang saya kenakan pada saat itu. Sebenarnya nggak apa-apa sih. Cuma kaya merasa nggak afdhol saja. Apalagi saya beli kaos itu kan tujuannya buat dipakai di tempat acara..
Dan anda tahu nggak, gara-gara nggak dipakai itu saya pun jadi menggerutu dalam hati; "Atuh kalau nggak dipakai mah, ngapain gw beli mahal-mahal kaos tersebut? Kan tujuannya buat dipakai pas hari H-nya meureun. Hadeeh"..
Oke kita sudahi saja ya cerita tentang hal-hal yang tak mengenakkannya. Soalnya kalau diingat-ingat, jadi kesal sendiri..wkwk
tak disangka, ternyata saya di tempat acara bertemu dengan eks teman sekampung (orangnya ketiga dari kanan)..kebetulan dia itu kerjanya di sebuah stasiun TV dan lagi dapat tugas liputan di sana
*kenapa saya bilang eks teman sekampung? karena kebetulan dia sekarang rumahnya sudah pindah ke kampung lain (meski masih satu daerah dan satu kecamatan)
*foto ini diambil pada saat kami baru saja tiba di TKP
sementara itu ini adalah moment dimana kami sedang mencari jati diri di tempat acara..eh maksudnya tempat istirahat..wkwk
FYI: Acara "Resepsi Satu Abad NU" ini sejatinya sudah dimulai sejak hari Selasa 07 Februari 2023 jam 00:00. Namun acara itu dihelat di luar TKP, tepatnya di area panggung yang berdiri megah di sekitar stadion Gelora Delta Sidoarjo. Sementara itu untuk acara intinya, baru digelar di dalam stadionyang baru akan dimulai pada keesokan harinya jam 07:00..
Dan akhirnya acara "Resepsi Satu Abad NU" pun berjalan, yang dimulai sejak dari selasa 07/02/2023 tengah malam atau jam 00:00. Sementara itu hadirin yang datang ke TKP juga semakin banyak. Bahkan semakin ramai suasananya hingga menjelang selasa subuh..
Saya sendiri hanya bisa menikmati acara ini pada pagi harinya saja. Atau tepatnya pada sesi acara sholawatan bareng Habib Syech pada jam 5 pagi sampai dengan jam setengah 7..
Tapi sebenarnya mulai ingin menikmatinya dari tengah malam itu. Cuma berhubung raga sudah kecapekan karena banyak mondar mandir nggak jelas plus drama-drama yang sempat kami hadapi pada saat itu, membuat saya akhirnya lebih memilih untuk beristirahat..
Kecewa juga sih sebenarnya. Tapi mau bagaimana lagi, sitkonnya memang seperti ini. Dan ini di luar perkiraan saya. Jujur lho, ini sangat jauh dari ekspektasi saya. Karena tadinya saya berharap, bisa hadir ke sini dan sekaligus menikmati berbagai macam rangakaian acara yang digelar di acara Resepsi Satu Abad NU ini..
Akan tetapi sayangnya semua itu hanya harapan belaka. Karena pas waktunya, ternyata saya nggak bisa menikmatinya oleh sebab berbagai kendala dan drama yang kami harus hadapi..
Saya malah jadi berfikir, kalau acara sebesar ini jadi seperti nggak berkesan buat saya pribadi. Soalnya ya itu tadi, ekspektasi saya dalam event ini ternyata pada akhirnya tak terwujud..
*pendapat ini sifatnya subyektif ya..karena ini hanya menurut pandangan saya pribadi saja
Kalaupun berkesan, malah justru selama dalam perjalanan atau pas OTW-nya. Karena banyak hal atau pengalaman baru yang saya rasakan.. Hehe
Oke akhirnya tuntas sudah saya menceritakan tentang lika-liku perjalanan saya saat menghadiri Resepsi Satu Abad NU di Sidoarjo, pada hari selasa 07 Februari 2023 lalu. Sebenarnya masih ada beberapa hal yang ingin ceritakan lagi. Tapi sayanya sudah keburu capek, secapek perjalanan yang saya dan rekan-rekan saya lakukan pada hari itu.. Hehe
So dengan begitu, maka thread ini pun harus saya akhiri. Maaf ya jika kurang komplit atau kurang banyak foto-fotonya. Soalnya saya pada perjalanan ke Sidoarjo ini, jarang mengambil foto. Foto-foto yang saya tampilkan di atas pun, itu kebanyakan dari rekan-rekan saya..
Oh ya lupa kasih info, kalau tim rombongan kami pada saat itu pulang kembali ke kota Bogor pada hari selasa 07 Februari 2023 sekitar jam 12 siang. Dan pada perjalanan pulangnya itu, kami nggak mampir-mampir dulu kesana kemari, terkecuali buat ishoma doang..
*foto ini diambil pada saat kami OTW pulang dari tempat acara ke tempat parkir bus
Baca juga:







































