4 Fakta Menarik Seputar Stasiun Tanah Abang Yang Harus Anda Tahu

4 Fakta Menarik Seputar Stasiun Tanah Abang Yang Harus Anda Tahu

ilustrasi gambar oleh detik.com (edited by zaeabjal17.com)


4 Fakta Menarik Seputar Stasiun Tanah Abang Yang Harus Anda Tahu


Sebagai penglaju KRL Jabodetabek, pastinya anda tahu dong stasiun Tanah Abang. Ya stasiun yang berada di daerah Jakarta Pusat itu merupakan termasuk kategori stasiun besar. Tentu saja besar bukan karena luas areanya dan juga jumlah jalurnya yang totalnya ada 6. Tapi juga karena mobilitas penumpangnya di stasiun ini sangat padat sekali..


Harap dimaklumi, jika suasana di stasiun ini bisa sangat ramai sekali. Itu karena stasiun ini adalah tempat transit dari atau yang mau ke arah Rangkasbitung, hingga sampai ke Merak (Banten). Dan Merak ini merupakan stasiun paling barat yang ada dan masih beroperasi di pulau Jawa..


Selain sebagai tempat transit, stasiun ini bisa sangat ramai sekali penumpangnya oleh sebab banyaknya orang-orang yang ingin pergi ke sini. Dan anda tahu tujuannya apa? Ya tiada lain dan tiada bukan untuk pergi belanja ke pasar Tanah Abang. Kebetulan lokasi pasar grosir terbesar seasia tenggara tersebut, lokasinya tak jauh dari THB..


FYI: THB ini merupakan kode nama untuk stasiun Tanah Abang


Akan tetapi sayangnya nama besar stasiun ini dan berikut hiruk pikuk orang-orang yang berada di dalamnya, untuk sementara akan terhenti. Itu karena rencana bakal adanya relokasi stasiun tersebut ke tempat baru dalam waktu dekat ini..


Memang tempat yang barunya nggak jauh-jauh dari tempat semula. Konon menurut info yang berkembang, hanya bergeser sedikit ke arah utara. Walau begitu tetap saja nantinya stasiun Tanah Abang ini bakal off dulu untuk sementara dan ini seperti sebuah histori bagi dunia perkeretaapian Indonesia. Sebab sejak pertama kali dibangun tahun 1899, mungkin ini yang pertama kalinya..


Selain itu tentu saja dengan berpindahnya tempat, maka membuat THB yang aslinya mungkin akan terhapus. Dan ini juga bakal jadi sejarah bagi PT. KAI, selaku satu-satunya operator tunggal moda transportasi kereta api di Indonesia..


Meskipun demikian kita juga mungkin nggak menafikan, kalau tujuan relokasi ini adalah buat kenyamanan kita bersama. Atau mungkin akan ada peningkatan pelayanan dan fasilitas di stasiun tersebut. Dan itu nggak bisa direalisasikan jika dilihat dari sitkon atau keadaan stasiun yang sekarang, oleh sebab mungkin tempatnya sudah nggak memadai..


Tapi memang kalau ngomongin soal stasiun Tanah Abang, ternyata bukan hanya masalah yang di atas saja yang membuat kita tertarik untuk membahasnya. Namun banyak juga beberapa hal atau fakta menarik lainnya. Bahkan mungkin beberapa diantaranya ada yang belum mengetahuinya..


ilustrasi gambar oleh antaranews.com


Oh ya? Iya, karena bagaimanapun stasiun ini adalah stasiun besar terkhsusus yang ada wilayah Daop 1 Jakarta. Jadi tentu saja banyak cerita menarik lain yang menyertainya, di sepanjang sejarah beroperasinya stasiun ini sampai dengan sekarang..


Lalu fakta menarik apa sajakah terkait dengan stasiun Tanah Abang ini? Menurut sepengetahuan kami, setidaknya inilah 4 diantaranya:



1. Stasiun tersibuk kedua di wilayah Jabodetabek


Yang pertama stasiun Tanah Abang ini adalah stasiun tersibuk kedua di wilayah Jabodetabek, setelah stasiun Manggarai. Jelas saja, karena sebagaimana sudah dijabarkan di paragraf awal thread ini, kalau THB ini merupakan stasiun transit untuk KA yang ke arah kulon pulau Jawa yaitu daerah Rangkasbitung hingga daerah Merak..


Selain itu daya tariknya stasiun ini hingga memantik banyak orang berkunjung ke sini adalah karena adanya pasar Tanah Abang yang lokasinya tak begitu jauh THB. Tentu saja mereka ke sana karena hendak berbelanja. Terkhsusu belanja kebutuhan yang hanya tersedia di tempat ini..


2. Pernah melayani KA Jarak Jauh


Terus fakta yang kedua yang harus anda tahu adalah jika stasiun Tanah Abang ini dulunya pernah jadi stasiun terminus untuk beberapa KA Jarak Jauh. Atau dengan kata lain, stasiun ini pada masanya pernah melayani KA antar kota antar provinsi di pulau Jawa. Ya kaya stasiun Pasar Senen, atau stasiun Gambir gitulah seperti sekarang ini..


Ini serius lho! Tepatnya itu terjadi di era tahun 2012 ke bawah. Tercatat KA-KA seperti Kutojaya Utara, Bengawan, dan Brantas pernah berangkat dan atau mengakhiri perjalanannya di stasiun Tanah Abang. Bahkan pernah ada KA tambahan yang juga menjadikan THB sebagai terminusnya yaitu Mantab, yang merupakan akronim dari Madiun-Tanah Abang..


Terakhir KA Jarak Jauh yang singgah dan berhenti di stasiun ini adalah KA Krakatau, ketika relasinya masih Merak-Kediri. Dan itu terjadi pada era tahun 2013-2017. Sayangnya KA itu kemudian berubah namanya menjadi Singosari dan relasinya pun berganti menjadi Pasar Senen-Blitar PP..


3. Punya dipo lokomotif


Mungkin selama ini kita menyangkanya, kalau dipo lokomotif yang ada di wilayah Daops 1 Jakarta hanyalah ada di stasiun Jatinegara (meski sekarang sudah pindah ke stasiun Cipinang). Namun jangan salah lho! Stasiun Tanah Abang juga punya lho dipo lokomotif..


Memang dipo lokomotif di THB ini sifatnya hanya untuk menampung lokomotif-lokomotif tua yang sudah nggak dipakai, tapi masih tetap dipertahankan. Selain itu juga dipo ini sempat dipakai buat menyimpan lokomotif KA penumpang, yang pernah beroperasi di lintas Tanah Abang-Merak. Seperti misalnya KA Patas Merak dan KA Kalimaya (keduanya rute THB-MER PP)..


Akan tetapi sayangnya dengan adanya relokasi stasiun ini, konon nantinya keberadaan dipo ini bakal tergusur. Itu berarti, kita harus mengucapkan sayonara dipo lokomotif Tanah Abang ini. Padahal fungsinya masih sangat dibutuhkan lho sebenarnya. Terutama buat menyimpan lokomotif-lokomotif sepuh, namun memiliki sejarah yang panjang buat PT. KAI..


Namun di sisi lain kita juga harus mengamini, jika yang namanya sebuah perubahan itu pasti ada yang mesti dikorbankan. Tentu saja dalam hal ini adalah harus merelakan dipo lokomotif Tanah Abang hilang, oleh sebab adanya rencana relokasi stasiun ini..


4. Pernah beberapa kali kebanjiran


Dan fakta terakhir yang mungkin anda belum tahu adalah jika stasiun Tanah Abang ini pernah beberapa kali kebanjiran. Terutama jika di musim hujan yang curahnya sedang tinggi..


Tercatat THB terakhir kena banjir (kalau nggak salah) pada saat tahun 2013 lalu, yang mana pada saat itu daerah Jakarta dan sekitarnya sedang kena banjir besar yang siklus lima tahunan. Dan memang di setiap peristiwa tersebut, mesti stasiun ini kena dampaknya juga..


Sebenarnya wajar sih jika THB ini sering kena dampaknya jika terjadi banjir besar di daerah Jakarta dan sekitarnya. Hal itu dikrenakan letak dan lokasinya yang persis samping BKT (Banjir Kanal Barat), yang merupakan anak dari kali Ciliwung..


Anda tahu sendiri kan, jika di setiap musibah banjir yang melanda daerah Jakarta dan sekitarnya, pasti yang seringkali disalahkan tuh adalah kali Ciliwung. Sebab sungai ini kerap kali meluap, terutama jika di setiap musim hujan yang insensitasnya sedang tinggi..


Itulah setidaknya 4 fakta menarik tentang stasiun Tanah Abang, stasiun yang sebentar lagi akan mengalami perubahan besar-besaran dalam sejarah operasionalnya. Kalau menurut anda dari fakta-fakta di atas, kira-kira yang mana nih informasi yang membuat anda sedikit tercengang?


Oke demikian informasi yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga ini bisa bermanfaat, dan mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau kalimat dalam postinga yang kami tulis di atas ini..
Posting Komentar