[FR] Kunjungan Singkat Saya Ke Masjid Agung Kauman Semarang
Prolog: Pada waktu safar Ramadhan lalu, saya berkesempatan mengunjungi sebuah masjid tua nan bersejarah di kota Semarang, yaitu Masjid Agung Kauman Semarang. Lalu kenapa saya bisa tertarik datang ke tempat ini? Ada hal yang menarikkah di sini?
Sebenarnya aslinya saya nggak ada rencana main ke tempat ini. Namun gara-gara ada seseorang yang merekomendasikan, jadinya saya kepincut deh. Dan anda tahu siapakah orang tersebut? Ya dialah Muh. Zen Adv, orang yang sosoknya sudah saya ceritakan pada postingan sebelumnya..
Tapi sejatinya saya bisa ke sini tuh, lebih ke karena kebetulan saja sedang ngetrip ke kota lumpia pada hari itu (meski kota ini bukanlah destinasi utama saya kala itu). Jadi mumpung lagi berada di sana, apa salahnya saya mampir?
Oke tanpa perlu panjang lebar lagi, yuk kita ikuti saja cerita lengkapnya di bawah ini..
Siang itu pasca pulang dari komplek makam Sunan Muria di kota Kudus, saya nggak langsung menuju ke stasiun Semarang Tawang buat prepare pulang saya ke Jakarta. Namun pada saat itu, saya melipir dulu sebentar ke Masjid Agung Kauman Semarang..
Kebetulan tempat ini tuh lokasinya tak jauh dari SMT (jaraknya sekitar 1,2 KM). Jadi daripada saya buang waktu nunggu di sana, mending waktu yang ada saya manfaatkan buat berkunjung ke masjid yang bersejarah di ibukota provinsi Jawa Tengah tersebut..
Ini juga yang sebenarnya jadi alasan utama saya ingin singgah di sana. Dan bukan semata-mata karena rekomendasi dari seorang Muh. Zen Adv..
Padahal sebenarnya masjid ini tuh nggak "spesial-spesial" amat kalau menurut saya. Hanya memang di lokasi ini tuh ramai banget pada saat itu. Maklum di sana ceritanya sedang ada kegiatan semacam Bazar Ramadhan pada hari itu. Dan mungkin ini juga yang memantik saya buat mau bertandang ke masjid ini. Soalnya siapa tahu ada hal menarik di kegiatan tersebut..
Tapi saya berpandangan begitu juga, mungkin karena pada saat itu saya berkunjung hanya sebentar saja. Bukan sengaja sih sebenarnya. Tapi pada saat itu, saya sempat ada "drama" dulu, oleh sebab sempat mencari-cari tukang pulsa ke sana kemari di sekitar TKP..
Naasnya sudah capek mencari, eh malah nggak nemu sama sekali. Jadilah waktu saya sempat terbuang oleh ikhtiar saya tersebut, yang padahal hasilnya nihil. Mungkin kalau nggak ada drama ini, saya bisa punya waktu lebih banyak buat mengksplore masjid ini..
Oke kita balik ke cerita awal ya
Nggak sulit saya dalam menemukan masjid Agung Kauman Semarang ini. Karena begitu turun dari BRT atau bus Trans Semarng, langsung deh tiba di TKP. Kebetulan rute bus yang saya naiki pada saat itu, melewati tempat dimaksud..
FYI: saya naik BRT dari terminal Terboyo..dan itu saya naiki pasca turun dari bus rute Kudus-Semarang
Tapi itupun sebelumnya tanya-tanya dulu sama keneknya. Untung mereka tahu, jadinya ngerti saya harus turun dimana ketika itu.. Hehe
Oh ya sekedar menambah refrensi, anda bisa mengetahui tentang masjid ini di laman Wikipedia. Sebab di situ dijelaskan tentang sejarah dan perkembangan masjid ini, dari sejak mulai berdiri hingga sampai sekarang..
*tadinya mau saya copas isi tulisannya..namun karena kepanjangan, jadinya nggak jadi deh..wkwk
FYI: alun-alun ini adalah lapangan yang terdapat di sekitar masjid ini
Hanya sekitar 30-45 menit saya berada di masjid ini. Itupun hanya sekedar ikut numpang sholat jamak ta'khir (dzuhur-ashar), ikut buka bersama plus sholat jamak taqdim (maghrib-isya). Selebihnya? Ya itu tadi, muter-muter di sekitar TKP buat mencari tukang pulsa.. Wkwk
Mungkin andai kuota hp saya nggak dalam kedaan sekarat pada saat itu, saya bisa lebih lama di tempat ini. Namun ya saya juga nggak bisa "melawan takdir", yang mana mengharuskan saya pada saat itu juga untuk segera membeli kuota di sekitar sana. Karena bagaimana pun juga, ini penting biar saya nggak mati gaya oleh sebab gadget yang saya bawa habis kuotanya..
Meski demikian saya tetap merasa senang bisa singgah ke sini, walau waktunya cuma sebentar. Ya setidaknya saya bisa main ke sebuah masjid tua nan bersejarah, yang ada di kota Semarang. Bayangkan lho! Usianya konon sudah hampir 133 tahun..
Oke demikian cerita field report saya kali ini. Semoga ini bisa bermanfaat, atau setidaknya ini bisa menjadi bahan refrensi anda, jika seumpama suatu saat mau mampir ke tempat ini.. Hehe
Sekarang saya pamit undur diri ya dan sampai jumpa di cerita field report berikutnya. Tentu saja kisahnya nanti nggak akan kalah serunya dengan tempat yang saya ceritakan di atas..
Emang sesudah ini ceritanya mau kemana?
Yang pasti cluenya masih tentang wisata religi sebuah masjid.. Hehe










