Ketika Saya Terinspirasi Oleh Lantunan Sholawatnya Seorang Anggota Dewan

Ketika Saya Terinspirasi Oleh Lantunan Sholawatnya Seorang Anggota Dewan

Ketika Saya Terinspirasi Oleh Lantunan Sholawatnya Seorang Anggota Dewan


Alkisah pada suatu hari (di awal-awal bulan Februari 2023 kalau nggak salah), tetiba saya merasa tertarik dengan sebuah konten video yang tak sengaja lewat di beranda FB saya. Dalam video itu, ceritanya ada seorang ustadz yang tengah membeli jajanan PKL di sebuah tempat ziarah..


Belakangan diketahui kalau tempat ziarah yang dikunjungi ustadz tersebut adalah makam Mbah Sariddin atau Syeikh Jangkung, yang berada di Kab. Pati (Jawa Tengah). Dan beliau ini konon adalah seorang Waliyyullah yang sangat dihormati dan disegani, terkhusus oleh warga masyarakat setempat..


Ustadz itu bukan cuma membeli jajanan buat dirinya sendiri. Tapi juga buat jama'ah ibu-ibu yang ikut bersamanya. Ya istilahnya mereka ditraktir oleh ustadz tersebut pada saat itu..


Terus di akhir video, ustadz itu juga mengajak orang-orang untuk selalu membeli jajanan di tempat ziarah itu, jika kebetulan mampir ke sana. Terutama sekali jajanan yang dijual oleh para PKL atau pelaku UMKM. Harapannya (menurut beliau) adalah biar mendiang Mbah Sariddin atau Syeikh Jangkung tersenyum, karena senang makamnya bisa membawa berkah buat banyak orang..


Jajanannya sendiri yang dibeli pada saat itu hanyalah sebatas minuman wedang jahe yang dibungkus plastik. Dan harganya pun mungkin murah (cuma 5k kalau nggak salah)..


Meski terlihat sederhana isi kontennya, namun ntah kenapa saya merasa terkesan dengan video itu. Dan ntah kenapa juga pada saat itu saya langsung terkesan dengan ustadz tersebut. Soalnya gaya ngomong dan pembawaannya agak sedikit lucu, tapi nggak berlebihan. Selain itu tentu saja saya suka sekali dengan pesan positif yang disampaikan olehnya di akhir video..


Selanjutnya karena merasa penasaran, saya pun mencari tahu tentang siapa ustadz tersebut. Kebetulan di dalam video itu, ada tertera namanya yaitu Muh Zen Adv. Ketika itu saya mencarinya via media sosial Facebook dan YouTube serta di Google juga..


foto Muh. Zen Adv (sumber: akun FB-nya)


Dan dari hasil pencarian info tersebut, ternyata saya baru mengetahui kalau beliau itu adalah seorang anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Terus saya juga baru tahu kalau beliau juga sering bikin konten lagu-lagu sholawat di channel YouTubenya..


Mengetahui hal itu, saya pun ntah kenapa langsung merasa suka sama sosoknya. Soalnya konten sholawat yang ia buat, bukan hanya sebatas dibuat lagu saja. Tapi juga ia sering praktekkan dalam aktivitas di dalam kehidupan sehari-harinya..


Lebih tepatnya lagi, beliau ini sering kali melantunkan sholawat di sela-sela acara-acara atau kegiatan yang diikutinya. Seperti misalnya acara pengajian, acara kegiatan sosial atau acara-acara yang berhubungan dengan pekerjaannya yaitu seorang anggota DPRD..


Bukan cuma itu saja. Bahkan saat beraktivitas di tempat-tempat umum pun, ia tak luput untuk bersholawat. Seperti misalnya saat naik KA, saat nonton pertandingan sepakbola di sebuah stadion, atau saat beliau berkunjung ke sebuah tempat ziarah..


Oh ya terkait aktivitas yang saya sebut terakhir itu, ternyata memang beliau itu suka sekali ziarah ke makam-makam ulama tertentu. Terutama sekali makam-makam para auliya Allah yang dianggap telah berjasa dalam menyebarkan agama Islam..


Makam-makam yang didatangi bukan hanya yang kesohor saja lho. Tapi juga makam-makam yang mungkin agak kurang familiar di telinga kita, secara nama dan tempatnya..


Jujur dari situ saya jadi makin tambah suka dengan beliau. Soalnya selain berziarah, kadang kala ia sering menyampaikan pesan positif saat sedang atau setelah melakukan aktivitas itu..


Terlebih lagi saya juga baru tahu, kalau beliau itu merupakan wong NU. Tapi memang biasanya hanya orang-orang NU yang suka beginian (baca: sholawatan dan ziarah kubur). Dan kiprah beliau di NU makin nyata, oleh karena kebetulan ia bernaung di partai PKB. Tahu sendiri dong, PKB itu biasanya identik dengan orang-orang NU..


Setelah mengetahui sosoknya dan sejurus itu saya pun langsung menyukainya, saya kemudian jadi sering memantau segala kegiatan dan aktivitasnya di akun-akun media sosialnya beliau. Kebetulan saya langsung follow pada saat itu juga..


Saya ingin memantau karena penasaran saja, beliau dalam kesehariannya sering ngapain saja. Ya barangkali saja ada hal-hal positif, yang bisa saya ambil darinya. Atau setidaknya ada sesuatu yang bisa menginspirasi dalam kehidupan saya nantinya..


Dan ternyata memang benar, kalau keseharinnya itu beliau tak jauh-jauh dari yang namanya membaca sholawat, kapanpun dan dimanapun. Tak lupa ia pun sering menyampaikan pesan positif atau nasihat yang pastinya ditujukan buat yang menyimak atau menonton kontennya..


lagu "Sholawat Jibril" yang merupakan salah satu karya lagu sholawatan dari Muh Zen Adv (sumber: dari channel YouTubenya)


FYI: Lagu sholawat ini termasuk salah satu lagu sholawat yang saya sukai dari pak kyai Zen..ntah menurut saya, lagunya ngena banget ke hati


Terus hal lain yang saya suka juga darinya adalah beliau suka membanggakan wisata kuliner di daerahnya yaitu kab. Pati. Kalau yang ini mungkin wajar ya, secara mungkin beliau ingin mempromosikan makanan atau jajanan khas di daerahnya sendiri. Sudah tentu tujuannya adalah biar makin dikenal oleh banyak orang..


Tapi sebenarnya yang bikin saya salut dan respek kepadanya adalah ternyata beliau itu punya empati yang tinggi terhadap orang-orang kecil. Terutama sekali kepada para pedagang-pedagang kaki lima atau pedagang yang usianya sudah sepuh dan renta..


Sikap empatinya itu tak cuma sekedar dibeli saja barang dagangannya. Tapi kadang ia mengajak masyarakat untuk membeli dagangannya juga, kalau seumpama bertemu dengan mereka..


Hanya itu saja? Nggak gaess..!!! Sikap perhatian beliau kepada mereka juga kadang ditunjukan dengan selalu membayar uang lebih dari barang yang dibelinya. Ya bahasanya beliau selalu "melebihkan" uang yang mesti dibayarkannya kepada para pedagang itu, dengan tanpa mengambil sisa uang kembaliannya..


Dan anda tahu, ketika ia hendak mebayar barang yang dibelinya itu dengan uang lebih, ia selau bilang; "sisa (kembaliannya) ambil saja buat anda"..


Sudah pasti ia berbuat begini, selain ingin membantu membeli barang dagangannya, juga ia ingin membantu roda ekonomi kehidupan para pedagang itu. Atau mungkin niatnya sambil sedekah juga, walau jumlahnya mungkin nggak seberapa..


Dari sini saja kita bisa bisa melihat, bahwa beliau itu sejatinya bukan hanya sekedar memberi contoh teladan kepada kita semua. Namun juga beliau mengajak untuk ikut membantu usaha mereka, dengan ikut membeli barang dagangannya mereka juga..


Memang aksi-aksi sosial seperti ini banyak dilakukan juga oleh orang lain. Terlebih beliau ini adalah seorang anggota dewan, yang notabene seorang wakil rakyat yang tentunya harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Bahkan mungkin sifatnya wajib buatnya..


foto Muh Zen Adv (sumber: akun YouTubenya)


Akan tetapi apa yang dilakukan oleh seorang Muh. Zen Adv ini, sudah luar biasa kalau menurut saya. Karena kalau orang lain, kadang hanya sekedar membeli saja. Kalaupun lebih dari itu, paling memborong semua barang dagangannya atau melebihkan uang yang harus dibayarkannya..


Namun politisi asal PKB ini bukan hanya sekedar itu saja. Tapi ia juga mengajak kepada masyarakat, untuk membeli barang dagangannya juga, dengan tujuan untuk ikut membantu usaha mereka. Ini kan sebuah pesan positif yang mestinya kita mengamininya juga..


Saya ingat, kata-kata beliau ketika mendekati para pedagang kecil itu dan lalu membelinya, beliau sering berpesan begini; "Yuk kita beli dagangannya. Yuk kita menglarisi mereka. Yuk kita bantu mereka, para pedagang PKL atau para pelaku UMKM"..


Terus pesan positif juga bukan cuma ditujukan buat kita saja lho! Tapi pria berusia 49 tahun ini, juga kadang menyelipkan pesan khusus kepada para pedagang itu. Semisal dengan menyemangatinya dan atau memberikan support dengan kalimat-kalimat tertentu..


Tak cuma itu saja lho gaess. Kadang mereka-mereka ini sering dingatkan untuk selalu ingat waktu sholat serta jangan lupa untuk selalu membaca sholawat, biar dagangannya berkah..


Luar biasa memang pak dewan yang satu ini..!!! Karena dalam kegiatan seperti ini pun, ia masih bisa berdakwah, dengan menyuruh para pedagang tersebut untuk selalu ingat sholat 5 waktu..


Ya memang terlihat cuma sepele. Namun masalahnya, belum tentu diantara kita pun bisa melakukannya seperti beliau. Maklum, mengajak orang sholat itu kadang dianggap sensitif bagi sebagian orang. Sebab kadang kita dianggap sok alimlah, dianggap sudah merasa benar hidupnya, atau dan sebagainya..


Akan tetapi tidak bagi seorang Muh Zen Adv. Karena mungkin saja itu dijadikan kesempatan buatnya, untuk berdakwah ke masyarakat, meski cuma "sebatas" mengajak orang sholat. Dan pastinya ia faham betul, bahwa sejatinya ibadah tersebut adalah kewajiban kita semua sebagai seorang muslim..


Saya pribadi saja jujur belum pernah, atau malah nggak berani mengajak orang sholat. Apalagi kepada orang-orang yang belum saya kenal. Meskipun saya juga tahu, kalau mengingatkan orang untuk sholat itu adalah wajib. Atau setidaknya kita dianjurkan..


Itulah kenapa saya jadi benar-benar ngefans banget sama beliau (selain tentu saja respek dan kagum juga). Karena banyak hal positif yang bisa kita ambil darinya. Lebih dari itu, bahkan sebenarnya ia bisa jadi inspirasi buat kita semua. Dan saya pribadi jujur merasakannya..


Ini beneran lho! Karena gara-gara beliau gemar sholawatan kapanpun dan dimanapun, saya pun pada akhirnya jadi suka sholawatan juga..


Tapi ini bukan berarti awalnya saya nggak suka ya. Hanya jadi lebih sering saja. Seperti misalnya saya pun sekarang jadi suka melantunkan sholawatan di masjid terdekat di rumah saya. Terutama sekali pada saat waktu adzan maghrib datang menjelang..


Terkait kebiasaan yang terakhir ini, dulu juga sebenarnya ada masa saya pernah merutinkannya. Namun belakangan saya sempat vakum oleh karena beberapa alasan..


Nah semenjak kenal dengan Muh Zen Adv ini, saya jadi seperti pengen kembali menggiatkan kebiasaan tersebut. Ntah beliau itu seperti tiba-tiba membangunkan kembali ghiroh saya, yang dulu sempat saya lakukan pada beberapa tahun yang lalu..


Ini serius lho gaess..! Dan saya sudah merutinkan kebiasaan ini kembali, selama kurang lebih 1 bulan terakhir ini. Ya walaupun suara saya nggak sebagus pak kyai Zen (begitu biasanya saya menyapa beliau jika di media sosial), tapi setidaknya saya masih cukup fasih koq, kalau sekedar baca sholawatan mah.. Hehe


Eh tapi meskipun beliau ini mempunyai banyak kelebihannya atau hal-hal positifnya, namun beliau menurut saya ada juga beberapa kekurangannya. Tapi kekurangan di sini maksudnya adalah hal-hal yang nggak dimiliki atau dilakukan oleh beliau..


Dalam pengertian lain, kekurangan di sini maknanya bisa juga buat sebagai saran atau masukan buatnya dari saya pribadi. Karena bagaimanapun, saya ingin beliau tetap terus berkarya namun tentunya hasilnya benar-benar maksimal menurut saya..


Terkait kekurangannya ini, contoh misalnya terkait konten lagu-lagu sholawatan yang ia buat dan kemudian ia upload di media sosial miliknya. Menurut saya sebagaian besar hasil karyanya bagus-bagus. Namun ada beberapa juga yang saya anggap "B aja"..


Saya anggap B aja bukan berarti jelek ya. Tapi ada beberapa yang saya anggap kurang maksimal hasilnya. Seperti contohnya ada lagu sholawatan yang ia nyanyikan, namun dari segi musiknya kurang bagus. Padahal dari segi suara, pak kyai Zennya sudah maksimal banget..


Terus ada juga lagu sholawat yang ia nyanyikan dengan orang lain. Tapi suara dari rekannya itu tidak bisa mengimbangi suara pak kyai Zen. Dan pada akhirnya lagu berirama duet ini jadi seperti jomplang, karena pak kyai Zen terlalu dominan suaranya..


Saya juga pernah mengusulkan ke beliau agar kalau misalnya mau duet lagu sholawatan, cari yang suaranya sepadan. Dalam hal ini, saya pernah menyarankan agar suatu saat bisa berduet dengan Rizal Vertizone, seorang spesialis penyanyi sholawatan juga. Kebetulan ia pun sering bikin konten lagu sholawatan di YouTube (ia punya channel sendiri)..


Saya merekomendasikan Rizal Vertizone, karena kebetulan ia penyanyi sholawatan favorit saya juga. Karakter suaranya itu lho, yang bikin saya jatuh cinta. Terutama improvisasi-improvisasi yang ia lakukan dalam beberapa lagu sholawat, yang ia buat dan dijadikan konten di YouTubenya..


Terus kekurangannya beliau yang lainnya adalah kalau menyanyikan lagu-lagu yang non sholawat, karakter suaranya nggak keluar. Bahkan even lagu tersebut adalah lagu religi..


Sebenarnya nggak jelek sih hasilnya. Dan bukan juga lagunya yang nggak cocok buat beliau. Hanya saja mungkin beliau nggak terbiasa menyanyikan lagu tersebut selama ini. Atau bisa juga beliau nggak berlatih dulu, sebelum menyanyikannya..


Tapi ini hanya pendapat saya saja sih. Dan saya berkata demikian, sesuai dengan apa yang saya lihat, apa yang dengar dan apa yang saya amati sejauh ini. Dan pastinya juga, saya ngomong begitu bukan kapasitas sebagai seorang pengamat dunia musik.. Hehe


Sekali lagi untuk bapak kyai Muh Zen Adv, mohon maaf ya jika di atas saya sempat menyinggung beberapa kekurangan anda. Ya anggap saja itu sebagai bahan masukkan buat anda, jika seandainya memang anda berkenan. Jikapun nggak, anggap saja pendapat saya di atas itu hanyalah sebatas guyonan semata.. Hehe #sungkem


foto Muh Zen Adv (sumber: akun FB-nya)


Dan pastinya juga ini tak mengurangi rasa respek dan kagum saya sama anda. Karena biar bagaimanapun, anda sejauh ini sudah menginspirasi dalam banyak hal. Salah satu contohnya ya itu tadi, yang kebiasaan sholawatan di masjid terdekat rumah saya..


Selain itu tentu saja saya pun jadi benar-benar mencintai sholawat, semenjak saya mengenal anda. Dan saya pun berharap bisa melantunkannya kapanpun dan dimanapun, sebagaimana kebiasaan anda selama ini, walaupun sauara saya nggak sebagus anda.. Hehe #sadardiri


Sekali lagi terima kasih buat bapak kyai Zen. Semoga anda bisa terus menginspirasi saya dalam segala hal ke depannya. Dan tentu saja saya pun berharap, semoga yang lainnya juga turut merasakan hal yang sama dari anda. Karena menurut saya, anda memang benar-benar layak buat menjadi sumber isnpirasi banyak orang..


Demikian kolom catatan saya untuk kali ini. Yang mana untuk edisi ini, saya menulis tentang pengalaman saya yang terinspirasi oleh seorang Muh. Zen Adv, seorang anggota DPRD Jawa Tengah yang juga seorang spesialis penyanyi sholawatan..


Dan untuk pak kyai Zen, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya ya jika seumpama tulisan ini kurang berkenan buat anda. Pun saya juga menghaturkan maaf yang tak terkira, jika dalam tulisan di atas, ada kata-kata atau kalimat yang menyinggung perasaan anda.. #sungkembolakbalik


(Zae AbJal, Bogor 19 Mei 2022)
Posting Komentar