Ketika Saya Ngefans Sama Kyai Nanggung

Ketika Saya Ngefans Sama Kyai Nanggung


Ketika Saya Ngefans Sama Kyai Nanggung


Pada beberapa waktu yang lalu, saya pernah membahas tentang sosok seorang Muh Zen Adv. Yang mana orang tersebut sudah banyak menginspirasi di dalam kehidupan saya. Tentu saja karena menurut saya, ada beberapa hal positif yang bisa kita ambil dan bisa kita teladani darinya..


Memang pendapat saya tentang Muh Zen Adv ini, sifatnya subyektif. Karena pemikiran saya, belum tentu sama dengan orang lain. Utamanya bagi mereka yang belum tahu atau belum mengenal beliau..


Ya walaupun sejauh ini saya pun hanya mengenal beliau melalui media sosial (kebetulan saya follow di semua akun media sosialnya) dan bahkan belum pernah bertemu langsung secara face to face, namun saya melihat Muh Zen Adv ini adalah sosok yang sangat inspiratif sekali dan beda daripada yang lain..


foto Muh Zen Adv


Kenapa saya bisa menyimpulkan begitu? Karena itu berkaca dari konten-konten yang sering ia bagikan selama ini di akun media sosialnya. Dan saya sebagai salah satu followersnya, sudah tentu selalu menyimaknya dalam setiap waktu dan kesempatan..


Pastinya saya nggak akan bahas detail ya, tentang apa saja yang membuat ia bisa berbeda dengan yang lain. Pun juga hal-hal inspiratif apa yang bisa kita tiru darinya. Soalnya saya sudah membahasnya panjang lebar di postingan-postingan sebelumnya..


Intinya Pak Kyai Zen ini (begitu biasanya ia disapa), adalah tokoh yang saya idolakan pada saat ini. Sebab ia merupakan sosok yang sejatinya bisa menjadi panutan buat kita semua. Tapi sekali lagi, ini hanya menurut pendapat saya ya. Dan ini berdasarkan pengamatan saya sejauh ini..


Meski demikian saya juga kadang selalu berfikir; koq saya bisa menyukai atau mengakumi sosoknya? Padahal menurut saya beliau juga bukanlah sosok yang istimewa-istimewa banget..


Nggak istimewa di sini maksudnya ia pasti mempunyai kekurangan disana sini. Dan memang ini suatu keniscayaan, jika setiap orang itu selain ada kelebihan, juga pasti memiliki kekurangannya. Tentu saja saya menyimpulkan begitu, setelah mengamati sosoknya selama ini..


Di sisi lain, kekurangan disini bukan berarti itu adalah salah satu titik kelemahannya. Namun dalam artian ia kurang bisa memaksimalkan potensi dari apa yang ia punya. Padahal semestinya ia bisa melakukannya..


Ya singkatnya beliau itu saya anggap seperti seorang kyai nanggung. Jelas saja, karena ia seperti nggak totalitas dalam mengembangkan bakat dan kemampuannya dalam bidang ilmu keagamaan..


Seperti misalnya kemampuannya melantunkan membaca sholawat, yang sebenarnya keahliannya selama ini. Ya walaupun ia sudah sering mensyiarkannya dengan berbagai macam cara dan ciri khasnya beliau selama ini, tapi menurut saya masih kurang maksimal hasilnya. Terutama sekali kalau dalam bentuk konten lagu atau video musik yang sering dibuatnya..


*terkait ini, sudah saya singgung sebelumnya ya di postingan pertama saya tentang beliau



foto Muh Zen Adv di sela-sela kegiatan atau acara yang diikutinya


Terus meski beliau saya anggap sebagai seorang ustadz atau kyai juga, namun ia bukanlah bak seorang pendakwah yang ulung yang faham berbagai macam ilmu agama. Itu karena beliau jarang memberikan tausyiah dengan menerangkan ilmu-ilmu tertentu..


Ya kalaupun beliau hadir di sebuah acara-acara keagamaan (seperti tabligh akbar, Maulid Nabi dan acara-acara sejenisnya) dan kemudian beliau dikasih panggung, paling juga beliau hanya membaca sholawatan. Itupun sholawat yang dibaca, seringnya yang itu-itu juga..


Meski demikian, ini bukan berarti saya menafikan kealiman seorang Muh Zen Adv ya. Hanya memang beliau itu orangnya seperti rendah hati. Karena selama ini ia jarang atau malah seperti enggan menunjukkan kemampuan yang dimilikinya ke khalayak ramai..


Bahkan saat hadir di acara-acara sholawatan pun, beliau bukanlah sosok yang menjadi bintang utamanya. Tapi malah orang lain. Lebih tepatnya beliau kadang cuma hadir sebagai bintang tamu atau tamu undangan, meski posisi duduknya ada di panggung utama..


Tapi memang beliau juga di berbagai waktu, acara dan kesempatan, sering menngklaim bahwa "Kulo mboten kyai. Kulo namung santri" (saya bukan kyai. saya hanya santri). Jadi intinya memang beliau itu kaya merasa bukan siapa-siapa di hadapan orang-orang..


foto Muh Zen Adv bersama keluarga kecilnya (isteri dan kedua anaknya)


Ya begitulah seorang Muh Zen Adv, yang kadang saya menganggapnya sebagai kyai nanggung. Kenapa saya bisa sebut beliau kyai nanggung? Karena menurut saya beliau itu seperti nggak bisa memanfaatkan keilmuannya selama ini dengan benar-benar maksimal. Padahal mungkin saja sebenarnya beliau itu bisa..


Di sisi lain beliau juga menurut salah satu teman dekatnya, sejatinya levelnya belum sampai ke seorang kyai, yang alim dan faham berbagai ilmu agama. Kalaupun dia bisa ini itu, paling cuma sekedar bisa baca tahlilan, hafalan beberapa surat pendek, atau baca sholawatan saja..


Itu menurut pengakuan sahabat terdekatnya lho. Tapi ya nggak tahu juga kalau sahabatnya itu, sebenarnya juga sedang merendah, terkait sosok siapa itu seorang Muh Zen Adv..


Sementara itu menurut saya pribadi, Muh Zen Adv ya sudah tentu cocok dan pantas "menyandang" level seorang kyai. Soalnya beliau juga sering berdakwah ke masyarakat, meski caranya mungkin berbeda dengan kebanyakan orang-orang. Tapi sekali lagi ya gitu deh. Beliau itu menurut saya masih dianggap sebagai kategori kyai nanggung..


Meski demikian beliau juga menurut saya punya kelebihan yang nggak tanggung-tanggung. Karena ia bisa melakukan apa yang nggak orang lain lakukan..


Seperti misalnya saat ia sedang melakukan aksi sosial ke masyarakat, ia juga kadang sambil berdakwah. Ya itu karena beliau sering kali mengingatkan mereka untuk sholat lima waktu. Ini kan jarang orang-orang lain lakukan..


Menyuruh orang sholat itu kadang susah lho (meski cuma sekedar mengingatkan saja). Padahal kita semua tahu bahwa itu adalah kewajiban kita umat muslim. Dan kita dianjurkan untuk saling mengingatkan antara satu sama lainnya..


Tapi seorang pak kyai Zen, bisa melakukannya. Khususnya saat beliau terjun ke masyarakat kecil dan lalu melakukan aksi sosial di sana..


foto Muh Zen Adv ketika sedang menghadiri sebuah acara keagamaan


Memang untuk kegiatan terjun ke masyarakat dan atau melakukan aksi sosial ini, sudah selayaknya bagi seorang Muh Zen Adv. Secara beliau juga merupakan seorang anggota DPRD Provinsi. Jadi ya memang itu sebenarnya sudah merupakan tugas dan pekerjaannya..


Namun mengingatkan orang akan kewajiban sholat, sejatinya itu tugas kita semua sebagai orang Islam. Tapi faktanya, banyak yang enggan melakukannya. Alasannya takut dikira nanti kita sok alim, atau dianggap kita sudah merasa paling benar akhlaknya..


Akan tetapi tidak bagi pak kyai Zen. Karena beliau bisa melakukannya. Dan jujur saya salut lho, dengan caranya ini. Walau begitu, ya beliau juga melakukannya dengan cara kalimat yang santun dan bijak. Dan bukan dengan kata-kata yang memaksa..


Terus kelebihan lain dari pak kyai Zen yang menurut saya beda dengan orang-orang kebanyakan adalah penampilannya punya gaya dan ciri khasnya tersendiri; sarungan, pakai peci hitam dan surban di pundak. Terutama jika sedang menghadiri acara-acara atau kegiatan yang temanya keagamaan..


Sepintas style seperti itu, banyak juga dipakai oleh para ustadz, kyai atau pendakwah lainnya. Tapi harap dicatat lho! Beliau itu juga merupakan seorang anggota dewan, yang notabene seorang pejabat juga (dalam hal ini sebagai pejabat daerah)..


Namun beliau malah jarang menampilkan sosok seorang pejabat, dalam acara-acara atau kegiatan tersebut. Pun beliau juga jarang memakai atribut partai tempatnya bernaung, di berbagai waktu dan kesempatan..


Padahal semestinya ia bisa melakukannya. Secara sebagai seorang pejabat dan sekaligus politisi juga, itu sudah kewajaran bagi sebagian orang. Apalagi kalau sudah dekat-dekat musim pemilihan..


Akan tetapi sekali lagi, beliau hampir tak pernah melakukan itu. Nggak cuma di dunia nyata. Saat beraksi di dunia maya pun (seperti di media sosial misalnya), ia pun hampir jarang menonjolkan sosoknya dan siapa dirinya yang sebenarnya ke para followernya..


Dengan adanya fakta itu, kita jadi bisa menyimpulkan kalau beliau itu sejatinya hanya ingin menjadi dirinya sendiri, ketika tampil di masyarakat. Dan bukan ingin mewakili siapapun..


Jujur diantara kelebihan-kelebihan yang ia punya, dua hal inilah yang membuat saya makin kagum dan respek kepadanya. So karena itu saya pun jadi seperti benar-benar "jatuh cinta" sama sosoknya. Soalnya saya belum pernah menemukan sosok seperti dirinya sejauh ini..


Ya mungkin ini terlalu berlebihan. Tapi menurut pengamatan saya selama ini, ya beliau bisa mewakili apa yang saya inginkan. Ntah itu sebagai seorang pejabat maupun sebagai seorang ustadz atau kyai..


Terus kelebihan dari seorang Muh Zen Adv juga menurut kacamata saya adalah beliau itu ternyata orangnya cuek dan apa adanya. Dan ini baru saya sadari belakangan ini..


Lho, koq saya bisa menyimpulkan begitu? Lihat saja, beliau kalau kemana-mana gaya pakaiannya sederhana. Terus saat beraksi di media sosial juga beliau nggak neko-neko orangnya. Bahkan nulis status typo saja, dia santai banget. Seolah nggak merasa ada yang perlu diperbaiki..


Ini beneran lho soal yang terakhir ini. Soalnya beliau cukup sering melakukan typo saat nulis status di media sosial (seringnya di FB sih)..


Sebenarnya nggak masalah sih, kalau ada orang nulis status di media sosial dan lalu typo tulisannya. Masalahnya beliau itu seorang pejabat lho. Terus beliau juga seorang praktisi pendidikan, yang memang profesi awalnya sebelum menjadi anggota dewan..


Jadi kaya anehnya saja gitu. Masa seorang pejabat nulis status saja bisa typo? Kalau sekali dua kali, mungkin dimafhum. Tapi kalau sering, ya kaya "nggak pantas" saja kalau menurut saya. Soalnya statusnya itu dibaca orang banyak lho..


Saya pribadi saja nulis status typo (meski satu huruf saja), langsung diralat. Bukannya apa-apa. Nggak enak dibacanya euy nantinya.. Wkwk


Meski demikian ini juga jadi seolah menandakan, kalau seorang Muh Zen Adv itu nggak mau benar-benar tampil sempurna atau perfeksionis di hadapan orang lain. Ya begitu saja apa adanya, sesuai karakter kepribadian beliau selama ini, dengan tanpa dibuat-buat atau dilebih-lebihkan..


Terkait ini, saya jadi ingat slogan Peci's atau Pasukan Cinta Sholawat, yang merupakan sebuah komunitas yang dibuat di daerah konstituennya (Kab. Pati dan Kab. Rembang). Dan slogan itu bunyinya adalah "Tak perlu berpura-pura menjadi orang lain hanya untuk disukai banyak orang"..


Mungkin sifat dan karakter beliau yang benar-benar apa adanya itu, terinspirasi dari slogan tersebut. Karena memang related banget dengan kalimatnya. Dan pastinya beliau sangat istiqomah dalam menjalankannya sejauh ini. Secara kan ia sendiri yang menciptakan slogan tersebut. Atau mungkin slogan tersebut, dibuat berdasarkan karakter [ribadinya selama ini..


Tapi sebenarnya beliau mungkin bukan nggak mau ya tampil "sempurna". Atau harus tampil sebagus dan sebaik mungkin dalam hal apapun. Namun ya istilahnya itu nggak harus. Ya begitu saja apa adanya, alias menjadi dirinya sendiri dengan tanpa mengubah apapun..


Oh ya sampai dengan saat ini, komunitas Peci's ini masih eksis. Baik di dunia nyata maupun di dunia maya (karena di media sosial juga ada grupnya tersendiri)..


Saya sendiri kurang faham, komunitas tersebut kegiatannya apa saja selama ini. Yang saya tahu, mereka sering ada dan hadir kalau pak kyai Zen sedang hadir ke acara-cara atau kegiatan kegamaan. Seperti misalnya pengajian, sholawatan atau wisata religi ke suatu tempat..


Ya begitulan sosok seorang Muh Zen Adv, yang menurut saya bak seorang kyai nanggung. Karena ya nanggung dalam beberapa hal, walau sebenarnya beliau bisa memaksimalkannya. Tapi ya sekali lagi, beliau juga kelebihannya menurut saya nggak tanggung-tanggung..


foto Muh Zen Adv dengan latar belakang logo komunitas Peci's


Sebenarnya masih ada beberapa kelebihan beliau, selain yang sudah saya tulis di atas (juga yang sudah pernah saya tulis di artikel sebelumnya). Tapi saya sudah capek nulisnya. Selain itu, nanti saya dianggap terlalu berlebihan lagi dalam menilai sosok Muh Zen Adv.. Hehe


Terakhir harapan saya untuk beliau adalah semoga ia tetap istiqomah atas apa yang sudah dilakukannya selama ini. Dan semoga juga ia bisa menjadi sumber inspirasi bagi semua orang. Tak terkecuali buat saya pribadi..


Demikian ulasan saya tentang seorang Muh Zen Adv, yang mana ini adalah yang ketiga kalinya. Bukan suka sih saya mengupas tentang sosok beliau di blog ini. Tapi bagaimana ya? Lha wong beliau ini termasuk tokoh yang saya idolakan pada saat ini..


So sangat wajar dong, kalau saya sering menulis tentang dirinya. Lagipula yang saya tulis, bukan hanya sekedar pujian semata. Namun juga ada beberapa saran atau kritik dari saya pribadi, selaku salah seorang pengagumnya.. Hehe


Oh ya sebelum saya mengakhiri thread ini, saya mau mengucapkan ulang tahun buat pak kyai Zen. Ya karena tepat di hari ini senin 21 Agustus 2023 (atau pas postingan ini dipublish), beliau merayakan hari kelahirannya yang ke-50..


Doa saya buat panjenengan simpel saja di hari ulang tahun ini; semoga sehat dan panjang umur serta niat dan hajatnya di Pemilu tahun 2024 nanti (beliau mau jadi caleg lagi), semoga terkabul.. Amiin Allahumma Amiin


Keterangan: semua foto berasal dari akun FB-nya Muh Zen Adv

Posting Komentar